Inflasi 1,48 Persen, Tertinggi Nasional, Gubernur Sherly Pimpin Langkah Strategis Jelang Ramadan

- Wartawan

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndonesia.id – Gubernur Sherly Tjoanda memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Ternate. Jumat, 13/2/26.

Pertemuan tersebut dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Maluku Utara guna memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Berdasarkan data Januari–Februari 2026, inflasi Maluku Utara tercatat sebesar 1,48 persen dengan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 8,79 persen. Angka ini menempatkan Maluku Utara sebagai daerah dengan tekanan inflasi tertinggi secara nasional.

Kenaikan harga dipicu lonjakan komoditas ikan segar, bawang merah, daging ayam, dan telur ayam ras. Faktor cuaca ekstrem serta ketergantungan pasokan dari luar daerah menjadi penyebab utama terganggunya distribusi dan meningkatnya harga di pasaran.

“Inflasi bukan hanya soal angka, tetapi soal kesejahteraan rakyat. Seluruh OPD harus menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar rutinitas,” tegas Sherly.

Untuk menjaga stabilitas harga ikan, Pemerintah Provinsi mengoptimalkan fasilitas cold storage berkapasitas 100 ton dan menambah kapasitas 100 ton tambahan tahun ini.

Gubernur juga melarang penjualan stok ikan ke luar daerah saat musim gelombang tinggi guna memastikan pasokan lokal tetap aman.

Di sektor pertanian, Dinas Pertanian diminta menghidupkan kembali sentra bawang merah di Topo, Kota Tidore Kepulauan.

Sementara itu, pembangunan sentra peternakan di Halmahera Utara, Halmahera Barat, dan Halmahera Timur dipercepat untuk mendukung swasembada daging ayam dan telur.

Pemerintah juga menargetkan pembangunan 30 Kampung Nelayan Merah Putih serta penambahan kuota bahan bakar melalui SPBUN guna menekan biaya operasional nelayan.

Menjelang Ramadan, Pemprov Maluku Utara bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Badan Pangan Nasional menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Melalui program ini, paket bahan pangan senilai Rp200 ribu dijual seharga Rp50 ribu dalam rangkaian Safari Ramadan. Selain itu, Kios Sigap Pangan ditargetkan beroperasi minimal delapan kali dalam sebulan di pasar-pasar utama.

Pemerintah daerah juga menyiapkan subsidi ongkos angkut menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT) sesuai Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 untuk menekan biaya distribusi bahan pokok.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila, merekomendasikan perluasan GPM di 10 kabupaten/kota serta penguatan pengawasan distribusi bahan pokok dan energi bersama Tim Saber Pangan.

Menutup rapat, Sherly menegaskan bahwa pengendalian inflasi membutuhkan kerja kolektif seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

“Ini kerja bersama. Dengan cuaca yang mulai membaik dan stok terjaga, kita harapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan harga pangan yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Sekretaris Daerah Samsuddin A. Kadir, unsur Forkopimda, serta anggota TPID dan TP2DD se-Maluku Utara. (*)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru