Gubernur Maluku Utara Dorong Nelayan Manfaatkan KUR hingga Rp50 Juta

- Wartawan

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan melalui pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai solusi pembiayaan yang terjangkau dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, dalam sambutan dan arahannya kepada para nelayan dan pemangku kepentingan terkait pembiayaan sektor perikanan.

Program pembiayaan nelayan melalui KUR dengan plafon pinjaman hingga Rp40 juta bahkan mencapai Rp50 juta, dengan skema cicilan ringan dan pendampingan manajemen usaha.

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, menyampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan pembinaan nelayan yang berlangsung baru-baru ini di Maluku Utara.

nelayan penerima manfaat, penyuluh perikanan, dinas teknis terkait, pemerintah kabupaten/kota, serta pihak perbankan, khususnya BRI.

Kegiatan dilaksanakan di Gedung Aulah SMA Negeri 5 Kota Ternate , termasuk kawasan pelabuhan dan sentra aktivitas nelayan.

Sherly, menilai masih banyak nelayan yang kesulitan mengembangkan usaha akibat keterbatasan modal, manajemen keuangan, serta akses terhadap pembiayaan formal.

KUR dinilai menjadi instrumen penting untuk meningkatkan produktivitas nelayan secara bertahap.

Dalam arahannya, Gubernur menjelaskan bahwa nelayan diberikan pilihan pembiayaan sesuai kemampuan masing-masing.

Untuk pinjaman Rp35 juta, cicilan berkisar Rp600 ribu per bulan, sementara pinjaman Rp40 juta sekitar Rp700 ribu per bulan, dan Rp50 juta sekitar Rp900 ribu per bulan.

“Yang merasa mampu silakan lanjut. Tapi yang merasa belum mampu, jangan dipaksakan. Kita kelompokkan, kita pelajari penyebabnya, apakah karena biaya BBM, manajemen, atau faktor lain,” ujar Gubernur Sherly.

Nelayan yang belum siap akan didampingi oleh penyuluh dan dinas teknis guna memperbaiki manajemen usaha, pencatatan biaya, serta perencanaan produksi.

Pendampingan dilakukan hingga nelayan dinilai mampu memenuhi kewajiban cicilan secara berkelanjutan.

Gubernur menegaskan, pemerintah bertindak sebagai fasilitator, bukan pemberi bantuan langsung.

Nelayan diminta jujur terhadap kondisi usahanya dan terbuka untuk belajar serta berbagi pengalaman.

Selain pembiayaan, pemerintah juga menyoroti keterbatasan infrastruktur pelabuhan dan kolam tambat perahu.

Pengembangan pelabuhan alternatif akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan perizinan dan kepadatan wilayah, khususnya di area kota.

“Kita ingin nelayan maju, mandiri, dan berdaya saing. Tapi prosesnya harus bertahap, terukur, dan sesuai kemampuan,” tegas Sherly.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan nelayan, diharapkan program KUR mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di Maluku Utara.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru