Rakornas Keuangan Daerah Dibuka, Gubernur Sherly Soroti Tantangan Berat APBD 2026

- Wartawan

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndoneaia.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Keuangan Daerah yang digelar di Bela Hotel, Ternate, Kamis 29/1/26.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyikapi tantangan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tengah keterbatasan fiskal tahun anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Sherly menegaskan pentingnya peran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebagai garda terdepan dalam menyaring setiap kebijakan anggaran daerah.

Menurutnya, TAPD memiliki posisi krusial karena memahami secara menyeluruh aspek teknis dan administrasi pengelolaan keuangan daerah.

“TAPD diharapkan menjadi filter utama kebijakan anggaran, karena mereka yang paling memahami sisi teknis maupun administratif dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Sherly.

Rakornas tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, para sekretaris daerah provinsi, perwakilan instansi vertikal, serta peserta dari kabupaten dan kota se-Maluku Utara.

Sejumlah narasumber nasional turut hadir dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Sherly mengungkapkan bahwa tahun anggaran 2026 menjadi periode yang penuh tantangan bagi pemerintah daerah akibat pemangkasan fiskal yang cukup signifikan.

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap perencanaan program dan kebijakan pembangunan daerah.

“Keterbatasan ruang fiskal menuntut pemerintah daerah untuk memastikan setiap program selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. APBD harus dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Melalui rakornas ini, Sherly berharap proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program daerah dapat disederhanakan dan lebih terintegrasi, sehingga tidak menghambat realisasi kegiatan di lapangan.

Ia juga menaruh harapan besar agar forum ini melahirkan terobosan baru dalam pengelolaan APBD tahun 2026 dan 2027, yang benar-benar berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.

Rakornas Pengelolaan Keuangan Daerah ini menjadi wadah koordinasi dan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru