Bak Air Tertimbun Longsor, Pemprov Malut dan Balai CK Siapkan Solusi Cepat untuk Warga Tolofuo

- Wartawan

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Balai Cipta Karya (Balai CK) Kementerian PUPR bergerak cepat menangani krisis air bersih yang melanda Desa Tolofuo, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, pascabanjir dan longsor yang terjadi pada awal Januari 2026.

Bencana banjir dan longsor tersebut menyebabkan dua bak penampungan air bersih milik desa tertimbun material longsoran serta menutup sumber mata air utama, sehingga ratusan warga kehilangan akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penanganan krisis air bersih ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Balai Cipta Karya, Ternate, pada Jumat (16/1/2026).

Dalam rapat tersebut, disepakati tiga langkah strategis sebagai upaya penanganan darurat hingga jangka panjang.

Langkah pertama, Gubernur Maluku Utara melalui Dinas PUPR menyalurkan bantuan sebanyak 200 unit galon air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa perbaikan infrastruktur berlangsung.

Langkah kedua, Balai CK melaksanakan penanganan darurat dengan memanfaatkan sumur RT 03 Desa Tolofuo. Penanganan ini dilakukan melalui penyediaan 1 unit pompa air, 3 unit profil tank, dan 1 unit genset, dengan target pengerjaan selama tiga hari, yakni 17–19 Januari 2026.

Langkah ketiga, Balai CK menyiapkan solusi jangka panjang dengan melakukan perbaikan intake dan jaringan pipa distribusi air yang rusak akibat bencana. Pekerjaan ini ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan, dimulai setelah penanganan darurat selesai dilaksanakan.

Dengan jadwal tersebut, pemerintah melalui Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, menargetkan layanan air bersih bagi yang terdapat banjir dan longsor segera di perbaiki dan akan normal dalam waktu dekat sebelum Ramadhan.

“layanan air bersih masyarakat Desa Tolofuo dapat kembali normal sebelum dan selama bulan Ramadan, sehingga aktivitas ibadah dan kebutuhan harian warga tidak terganggu,” Ujarnya.

Ia juga menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan dasar yang responsif dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru