Drainase Buruk Picu Banjir Susulan Saat Subuh, Delapan Rumah Warga Tafraka Terendam

- Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id – Hujan deras yang mengguyur Kelurahan Tafraka, Kota Ternate, sejak dini hari kembali menyebabkan banjir dan merendam permukiman warga.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (13/01/26), sekitar pukul 04.00 hingga 05.00 WIT, akibat luapan air dari embung yang tidak mampu ditampung oleh sistem drainase yang sempit dan tidak memadai.

Sedikitnya delapan rumah warga terdampak banjir, masing-masing milik Nyong Popa, Malang Suleman, Sahlan Salam, Ade Saraha, Sukur Umar, Loga Marjan, Ridwan Sidik, dan Herwin Hafel.

Air masuk ke dalam rumah dengan ketinggian bervariasi, merendam perabotan rumah tangga dan memaksa warga menyelamatkan barang-barang penting di tengah hujan yang masih berlangsung.

Lurah Tafraka, Ibrahim Nifu, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat meningkatnya debit air dari embung yang mengalir melalui selokan kecil di sekitar permukiman warga.

Ia mengatakan, Saluran drainase tersebut dinilai tidak mampu menampung volume air hujan yang tinggi, sehingga air meluap dan menggenangi rumah-rumah warga.

“Air masuk lewat selokan karena ukurannya pendek dan kecil. Ketika air dari embung meningkat, selokan tidak mampu menahan debit air,” ujar Ibrahim saat dikonfirmasi.

Terkait penanganan, pihak kelurahan menyebutkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan turun ke lokasi setelah hujan reda untuk melakukan pengecekan kondisi lapangan.

“Informasi yang saya terima dari BPBD, mereka akan turun ke lokasi setelah hujan reda untuk mengecek kondisi,” tambahnya.

Ibrahim menegaskan bahwa persoalan banjir di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi dan cenderung menjadi rutinitas tahunan.

Ia menilai diperlukan langkah antisipatif dan solusi jangka panjang, bukan sekadar penanganan darurat setiap kali banjir melanda.

“Yang paling mendesak adalah mengantisipasi aliran air dari embung. Kalau tidak, selokan di sekitar rumah warga harus diperlebar. Jika tidak diperbaiki, banjir seperti ini akan terus terulang,” tegasnya.

Hingga saat ini, kata dia, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, warga mengaku masih diliputi rasa khawatir akan potensi hujan susulan, sementara solusi permanen dari pemerintah belum juga terealisasi.

Sementara lanjut Ibrahim, Warga tetap diimbau dan waspada, meski imbauan tersebut dinilai belum sebanding dengan tindakan konkret yang diharapkan.

(Apot)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru