Rumah Korban Bencana Pulau Hiri Belum Diperbaiki, Warga Kecewa Janji Pemkot Ternate

- Wartawan

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Pulau Hiri – HabarIndonesia.id – Rumah milik warga di Pulau Hiri, Kelurahan Dorari Isa, Kota Ternate, yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras disertai angin kencang hingga kini belum juga diperbaiki. Kondisi bangunan masih sama seperti pasca-bencana, tanpa adanya perubahan atau perbaikan berarti.

Bencana alam tersebut terjadi beberapa waktu lalu dan berdampak pada rumah milik Sahil, warga setempat.

Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelumnya menyampaikan bahwa kebutuhan perbaikan rumah akan ditanggung oleh pemerintah daerah, sebagaimana amanah yang disampaikan Sekretaris Daerah Kota Ternate. Namun, realisasi bantuan dinilai tidak sesuai dengan janji awal.

Hal ini disampaikan Bobi, anak dari Sahil, saat ditemui awak media di lokasi rumah pada Minggu, 4 Januari 2025. Ia mengaku kecewa karena bantuan yang diberikan tidak mencukupi untuk memperbaiki kerusakan rumah yang tergolong berat.

“Awalnya mereka datang dan menyampaikan bahwa semua kerusakan rumah akan ditanggungjawabkan, tetapi kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang disampaikan di awal,” ujar Bobi.

Menurutnya, bantuan dari Pemerintah Kota Ternate melalui BPBD hanya sebesar Rp8 juta. Dana tersebut, kata Bobi, hanya cukup untuk membeli kayu balok sebanyak dua kubik, sementara kebutuhan material lainnya masih sangat banyak.

“Uang itu hanya bisa dipakai untuk beli kayu balok, sementara kebutuhan lain masih belum terpenuhi,” jelasnya.

Bobi merinci sejumlah material yang hingga kini belum terealisasi, di antaranya tambahan kayu balok satu kubik, seng sebanyak 100 lembar, besi 30 batang (staf), serta semen 25 sak.

Seluruh kebutuhan tersebut, kata dia, sangat diperlukan untuk memperbaiki kerusakan rumah sesuai kondisi yang ada.

“Semua kebutuhan tambahan itu belum direalisasikan sama sekali, padahal itu sesuai dengan tingkat kerusakan rumah dan kalau sesuai dengan uang tersebut tidak cukup,” katanya.

Meski demikian, Bobi mengaku masih berharap adanya bantuan dari pihak lain yang sebelumnya sempat datang meninjau lokasi. Ia juga berharap tidak ada lagi janji yang diberikan tanpa kejelasan realisasi seperti yang disampaikan Pemerintah Kota Ternate.

“Saya dan keluarga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate atas bantuan yang sudah diberikan, meski sedikit. Tapi ke depan, jangan terlalu banyak memberi harapan dan janji. Kalau bisa membantu semampunya, sampaikan sesuai kemampuan,” pungkas Bobi.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru