PLN dan Pemprov Pastikan Listrik Masuk Desa Terpencil Maluku Utara, Tuntas Maret 2026

- Wartawan

Kamis, 1 Januari 2026 - 14:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOFIFI– HabarIndinesia.id – Puluhan desa di Provinsi Maluku Utara yang selama bertahun-tahun belum menikmati aliran listrik akhirnya mendapat angin segar. PT PLN (Persero) berkomitmen menuntaskan program penyalaan listrik desa (lisdes) paling lambat Maret 2026, usai pertemuan dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama PLN untuk menghadirkan akses listrik yang merata hingga ke wilayah terluar, terpencil, dan kepulauan.

Listrik diharapkan tidak hanya menjadi sumber penerangan, tetapi juga penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Kamis, 01/01/26.

Manager UP2K PLN Provinsi Maluku Utara, Amrijal A Simarmata, menegaskan bahwa kehadiran PLN di desa-desa belum berlistrik merupakan wujud tanggung jawab negara dalam menghadirkan energi yang berkeadilan.

“PLN berkomitmen dan hadir untuk memberikan energi yang berkeadilan serta menunjang program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian daerah, khususnya desa-desa yang selama ini belum berlistrik,” ujar Amrijal.

PLN telah melakukan penyalaan listrik di Desa Soligi. Sementara Desa Kukupang memiliki dua titik layanan, yakni desa induk dan satu dusun.

Selain itu, Dusun Usaha Baru juga masuk dalam daftar penyalaan berdasarkan pembaruan data dan koreksi dokumen perencanaan PLN.

Berdasarkan data Monitoring Pelaksanaan Pembangunan Konstruksi Lisdes, puluhan desa di Kabupaten Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, dan Kabupaten Halmahera Selatan saat ini masih dalam tahap pembangunan jaringan listrik menggunakan sistem grid.

Di Kabupaten Kepulauan Sula, Desa Modapia di Kecamatan Mangoli Utara tengah dalam proses konstruksi dengan target sebanyak 129 calon pelanggan.

Sementara di Pulau Taliabu, sedikitnya tujuh desa di Kecamatan Taliabu Timur Selatan yakni Waikoka, Kamaya, Waikadai Sula, Waikadai, Belo, Losseng, dan Mantarara masih menjalani pembangunan jaringan listrik.

Adapun di Kabupaten Halmahera Selatan, proyek lisdes mencakup wilayah Bacan, Kasiruta, dan Obi, dengan sejumlah desa seperti Geti Baru, Geti Lama, Goro-goro, Timlonga, Gilalang, Bisori, Imbu-Imbu, Kukupang, Marikapal, Sengga Baru, Usaha Baru, Kasiruta Dalam, Kou Balabala, Tutuhu, Kawasi, hingga Alam Kenanga yang tercatat masih dalam tahap pelaksanaan.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar seluruh penyalaan listrik desa selesai sesuai target.

Gubernur Sherly Tjoanda Laos menegaskan bahwa pemerataan akses listrik menjadi prioritas pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi desa.

“Jika target Maret 2026 tercapai, puluhan desa yang selama ini hidup dalam keterbatasan penerangan akan memasuki babak baru desa-desa yang tak lagi gelap saat malam tiba,”ujar Shelry.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru