Senator Hasby Yusuf Desak Pemerintah Ungkap Status Bandara di Area IWIP

- Wartawan

Jumat, 28 November 2025 - 11:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – HabarIndonesia.id – Senator DPD RI asal Maluku Utara, Hasby Yusuf, meminta pemerintah pusat menjelaskan secara terbuka status fasilitas penerbangan di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, menyusul pernyataan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang mengungkap adanya bandara di Indonesia yang beroperasi tanpa perangkat negara.

Pernyataan Menhan yang disampaikan pada 20 November 2025 tersebut menimbulkan pertanyaan publik, terutama setelah peneliti Indonesia Strategic and Defense Studies (ISDS) menyebut Bandara PT IMIP di Morowali bekerja tanpa layanan negara sejak 2019. Kondisi itu memicu kekhawatiran adanya pola serupa pada kawasan industri strategis lainnya, termasuk IWIP di Maluku Utara.

“Jika benar ada bandara yang beroperasi tanpa bea cukai, imigrasi, atau otoritas negara, maka ini ancaman serius bagi kedaulatan ekonomi dan ruang udara kita,” tegas Senator Hasby Yusuf di Jakarta.

IWIP merupakan kawasan industri hilirisasi nikel terbesar di Indonesia timur dan menjadi pusat aktivitas ekspor-impor serta arus masuk tenaga kerja dalam jumlah besar setiap tahun. Mobilitas tersebut diduga menggunakan fasilitas udara internal yang hingga kini belum memiliki penjelasan publik mengenai legalitas dan kehadiran perangkat negara di dalamnya.

Hasby menegaskan bahwa negara tidak boleh absen dalam ruang industri strategis yang berkaitan langsung dengan sumber daya alam, perdagangan internasional, dan lalu lintas tenaga kerja asing.

“IWIP adalah kawasan vital. Bila bandara di sana beroperasi, maka keberadaan imigrasi, bea cukai dan AirNav wajib ada. Tidak boleh ada ruang udara industri yang berjalan tanpa pengawasan negara,” ujarnya.

Hasby Yusuf secara resmi meminta pemerintah pusat, termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Ditjen Imigrasi, dan TNI–Kemhan untuk memberikan klarifikasi dengan tiga langkah berikut:

  1. Mengumumkan daftar bandara yang dimaksud Menhan sebagai ‘tanpa perangkat negara’, dan memastikan apakah IWIP termasuk di dalamnya.
  2. Melakukan audit lapangan serta verifikasi izin operasional bandara di area industri, khususnya Weda Bay.
  3. Mewajibkan manajemen IWIP membuka informasi publik terkait keberadaan otoritas negara di fasilitas penerbangan kawasan industri.

Menurutnya, keterbukaan ini penting untuk mencegah risiko penyalahgunaan jalur logistik, masuknya TKA tanpa prosedur resmi, serta potensi kebocoran hasil tambang yang dapat merugikan negara.

Senator Hasby menegaskan bahwa investasi dan industrialisasi harus berjalan seiring dengan tata kelola yang benar dan penguatan peran negara.

“Kita dukung hilirisasi dan investasi, tapi jangan sampai negara hanya jadi penonton di tanahnya sendiri. Mengawasi bandara adalah bagian dari menjaga kedaulatan,” pungkasnya.

Hasby berharap pemerintah memberikan respons resmi dalam waktu dekat, agar tidak muncul spekulasi liar dan publik mendapatkan kejelasan atas status bandara di kawasan IWIP.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru