Peringatan Hari Ibu dan Deklarasi 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan di Halmahera Selatan

- Wartawan

Minggu, 16 November 2025 - 16:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndoneaia.id. Hari Ibu ke-79 diperingati dengan khidmat oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Halmahera Selatan melalui rangkaian kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan kampanye penghentian kekerasan terhadap perempuan, Minggu (16/11/2025).

Acara ini meliputi lomba membatik, penyampaian sambutan peringatan Hari Ibu, serta pembacaan Deklarasi 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Lomba membatik menjadi salah satu kegiatan unggulan yang melibatkan para ibu dari berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Halmahera Selatan.

Ketua GOW Halmahera Selatan, Mardiana Bopeng, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan seni, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya.

“Lomba membatik ini diharapkan membuat ibu-ibu lebih terampil dalam melestarikan seni membatik sebagai warisan budaya bangsa,” ujarnya kepada media.

GOW sebagai wadah organisasi perempuan memegang peran penting dalam edukasi, sosialisasi, advokasi, serta pembentukan jejaring perlindungan perempuan dan anak.

Melalui momentum Hari Ibu, GOW menekankan komitmen memperkuat peran perempuan sebagai tulang punggung keluarga dan agen perubahan sosial.

Peringatan Hari Ibu dan deklarasi kampanye anti kekerasan ini digelar pada Minggu, 16 November 2025, bertepatan dengan dimulainya rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Halmahera Selatan yang menjadi pusat kampanye perlindungan perempuan dan anak pada momen peringatan Hari Ibu.

Dalam sambutannya, Mardiana mengajak seluruh masyarakat untuk merenungkan besarnya jasa seorang ibu dan terus menumbuhkan rasa terima kasih melalui tindakan maupun doa.

Ia juga menegaskan bahwa Peringatan Hari Ibu bukan hanya penghormatan terhadap pengorbanan seorang ibu, tetapi juga refleksi semangat perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan kesetaraan dan pendidikan.

Melalui deklarasi tersebut, GOW menegaskan empat komitmen penting:

  • Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan kekerasan.
  • Menguatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga layanan.
  • Memberikan dukungan moral dan sosial kepada para korban.
  • Menggerakkan seluruh anggota organisasi untuk menjadi pelopor lingkungan aman.

“Kekerasan bukan budaya kita. Halmahera Selatan harus menjadi wilayah aman bagi perempuan dan anak,” tegas Mardiana Bopeng.

Gerakan ini dilakukan melalui pendekatan edukasi kepada masyarakat, penguatan kolaborasi dengan instansi terkait, serta kampanye publik untuk menegaskan bahwa perempuan dan anak tidak boleh menjadi korban kekerasan dalam bentuk apa pun.

Mardiana menutup sambutan dengan pesan kuat bahwa perempuan adalah tiang keluarga dan anak merupakan masa depan bangsa.

“Melalui kegiatan ini mari kita teguhkan langkah, satukan suara, dan sebarkan pesan bahwa Indonesia menolak segala bentuk kekerasan. Selamat Hari Ibu ke-79. Mari kita sukseskan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru