Warga Jambula Palang Jalan, Tuntut Gubernur Maluku Utara Tuntaskan Aspirasi Nelayan

- Wartawan

Senin, 13 Oktober 2025 - 07:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndonesia.id. Ratusan warga Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara, turun ke jalan memblokade akses utama sebagai bentuk protes terhadap pemerintah provinsi yang dinilai abai terhadap aspirasi masyarakat pesisir.

Aksi ini berlangsung pada Senin (13/10/2025) dan menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total di sejumlah titik strategis.

Warga memblokir jalan dengan membentangkan spanduk berisi tuntutan dan menggunakan perahu nelayan sebagai barikade.

Aksi tersebut berlangsung damai namun menyita perhatian publik karena menghambat aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju sejumlah fasilitas penting seperti Rutan, Lapas Rumbasan, dan depo Pertamina.

Protes ini mencuat akibat ketidakpuasan warga terhadap kepemimpinan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe, yang dianggap tebang pilih dalam merespons aspirasi masyarakat.

Warga menilai, suara mereka selama ini hanya dianggap sebagai formalitas tanpa realisasi konkret dari pemerintah daerah.

Gunawan Idham, tokoh pemuda Jambula, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat nelayan yang merasa diabaikan.

Ia menegaskan bahwa warga Jambula memiliki peran strategis dalam sektor perikanan dan kelautan, namun justru dibiarkan tanpa infrastruktur pendukung seperti pemecah ombak (breakwater) yang krusial.

“Setiap tahun aspirasi kami disampaikan lewat reses DPRD dan musrenbang, tapi hanya janji manis. Ini langkah terakhir kami untuk menyuarakan hak kami sebagai warga negara,” tegas Gunawan dalam orasinya.

Masyarakat menuntut agar Gubernur Sherly Tjoanda segera turun langsung menemui warga Jambula.

Mereka menyatakan tidak akan membuka blokade hingga ada komitmen nyata dari pemerintah provinsi dalam bentuk kerja sama yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) untuk pembangunan kawasan pesisir.

Selain memblokir jalan, warga juga mengancam akan memboikot seluruh aktivitas Pertamina serta menutup akses menuju lembaga perkantoran yang berada di wilayah Jambula jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Tekanan ini bertujuan agar pemerintah segera mengambil tindakan.

Gunawan menyatakan, pembangunan breakwater sangat mendesak mengingat kondisi pesisir Jambula yang terus tergerus abrasi dan gelombang tinggi, mengancam pemukiman warga serta sumber penghidupan para nelayan.

Di akhir aksinya, Gunawan dan sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kota Ternate atas terganggunya aktivitas.

Namun, ia menegaskan bahwa aksi ini adalah satu-satunya jalan agar suara mereka didengar.

“Kami mohon maaf kepada pengguna jalan, namun ini adalah bentuk kekecewaan kami terhadap Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Ternate yang selama ini hanya memberi janji, tanpa tindakan,” tutup Gunawan.

(Koces)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru