Kritik BEM Unkhair terhadap Pemberitaan Media, Pentingnya Akurasi dan Profesionalitas Pers

- Wartawan

Senin, 1 September 2025 - 13:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id. Pernyataan tegas datang dari Risko Hardi, Koordinator Lapangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, terkait pemberitaan salah satu media lokal Malut Post yang dinilai tidak sesuai dengan fakta lapangan.

Dalam pemberitaan yang diunggah Malut Post melalui kanal media sosial, disebutkan bahwa Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Ketua DPRD Provinsi Iqbal Ruray, dan Kapolda Malut melakukan sharing bersama massa aksi dari BEM Unkhair di halaman kantor DPRD Kota Ternate. Namun, menurut Risko Hardi, informasi tersebut tidak akurat.

“Faktanya, Gubernur hanya bertemu dengan massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), bukan dengan massa aksi BEM Unkhair. Hal ini penting diluruskan agar publik tidak menerima informasi yang keliru,” tegas Risko Hardi.

Kritik ini menjadi pengingat pentingnya media massa untuk senantiasa bekerja secara profesional dan berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik. Dewan Pers dalam Seruan, Nomor 01/S-DP/VIII/2025 juga telah menekankan agar media menyampaikan informasi secara faktual, akurat, dan berimbang demi kepentingan masyarakat luas.

Menurut Risko, pemberitaan yang tidak sesuai fakta berpotensi menyesatkan opini publik dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap media.

“Kami menghormati kebebasan pers, namun kebebasan itu harus diiringi dengan tanggung jawab, apalagi di situasi aksi mahasiswa yang rawan disalahpahami,” tambahnya.

Di sisi lain, kritik dari mahasiswa ini patut dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi dan kebebasan pers di Indonesia.

Media memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi, namun dalam menjalankan perannya wajib menjunjung tinggi prinsip akurasi, verifikasi, dan independensi.

Seruan Dewan Pers jelas menyebutkan, pemberitaan haruslah berdasarkan fakta yang akurat dan tidak boleh menyimpang dari realitas di lapangan.

Hal ini tidak hanya untuk menjaga marwah pers, tetapi juga untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar, bukan hoaks atau informasi menyesatkan.

Dengan adanya kritik ini, publik diharapkan semakin bijak dalam menyikapi informasi. Di tengah derasnya arus berita, literasi media menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam misinformasi.

Kritikan ini tidak bermaksud menyudutkan pihak manapun, melainkan menjadi refleksi bersama akan pentingnya menjaga integritas pers dan meningkatkan kesadaran publik untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi yang diterima.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru