Eco Bhinneka Muhammadiyah Gelar Workshop Kehumasan dan Media di Era Digital

- Wartawan

Kamis, 21 Agustus 2025 - 16:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – HabarIndonesia. Eco Bhinneka Muhammadiyah kembali menginisiasi langkah konkret dalam memperkuat kapasitas komunikasi publik di era digital. Melalui workshop daring yang berlangsung selama tiga hari pada 19 sampai 21 Agustus 2025, kegiatan ini menghadirkan pelatihan praktis bagi pelaksana program, komunitas pemuda lintas iman, anggota Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU), serta staf media dari berbagai majelis, lembaga, dan ortom PP Muhammadiyah.

Workshop ini dirancang untuk menjawab tantangan komunikasi di tengah percepatan dunia digital. Peserta dibekali keterampilan menulis berita untuk website, menyusun siaran pers, serta membuat konten visual berupa foto dan video dengan memanfaatkan smartphone. Tidak hanya itu, sesi khusus juga membahas strategi kreatif seperti creative thinking, copywriting, hingga simulasi press conference.

Pendekatan inklusif menjadi ciri khas utama dalam kegiatan ini. Narasumber dan metode pelatihan dirancang agar dapat merangkul keberagaman pengalaman, termasuk dari kelompok difabel.

Harapannya, karya komunikasi yang lahir mampu menghadirkan narasi yang lebih adil, setara, dan mencerminkan pluralitas di lingkungan Muhammadiyah maupun masyarakat luas.

Muhammad Izzul Muslimin Sekretaris PP Muhammadiyah menyampaikan penting bagi peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar tidak tertinggal, serta mengambil peran lebih proaktif dalam berkarya demi menyebarkan pesan-pesan positif.

“Kalau kita yang berbuat baik ini tidak mau menyampaikan kebaikan-kebaikan di media sosial, maka akan diisi oleh informasi-informasi yang justru akan merugikan kita semua,” ungkap Izzul.

Hadir pada kesempatan yang sama Hening Parlan Advisor Program Eco Bhinneka Muhammadiyah menyampaikan bahwa melalui pelatihan ini peserta memperoleh wawasan sekaligus masukan berharga terkait pengelolaan media sosial. Beberapa materi yang disampaikan antara lain copywriting, desain grafis, serta strategi kehumasan.

“Jadi media di sini bukan hanya bagaimana meng-upload sebanyak mungkin, tapi apakah isi dari apa yang disampaikan itu akan benar bermanfaat, intinya adalah bahwa dalam kehumasan itu bagaimana kita berhubungan baik dengan publik,” ungkap Hening saat sambutannya via daring.

Fajri Hidayatullah Ketua Umum Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU) Pusat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah. Pelatihan ini diharapkan menjadi pintu kesempatan baru yang mendorong kemandirian serta pemberdayaan bagi teman-teman difabel.

“Di sinilah letak peran kita semua, kami harapkan bersama dengan kegiatan ini mampu memberikan role model contoh untuk lebih lanjut lagi berkegiatan yang lebih memberdayakan,” pungkas Fajri.

Seri pelatihan ini terbagi ke dalam tiga pertemuan daring melalui Zoom. Pertemuan pertama Selasa 19 Agustus fokus pada creative content meliputi creative thinking, copywriting, fotografi, dan videografi berbasis smartphone.

Pertemuan kedua Rabu 20 Agustus menghadirkan sesi khusus kehumasan tentang penyusunan siaran pers, media briefing, press conference, hingga penulisan success story. Sementara pertemuan ketiga Kamis 21 Agustus difokuskan pada mentoring karya peserta berupa tulisan, foto, maupun video yang siap diunggah di media sosial khususnya Instagram.

Dengan keluaran berupa karya nyata mulai dari siaran pers, cerita sukses, hingga konten visual Eco Bhinneka Muhammadiyah berharap workshop ini mampu melahirkan generasi komunikator muda yang tangguh, kreatif, dan inklusif.

Langkah ini sekaligus menjadi strategi Muhammadiyah untuk tetap relevan di tengah percepatan dunia digital dan dinamika komunikasi publik yang terus berubah.

Tentang Program SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah saat ini tengah melaksanakan Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism (SMILE) yaitu inisiatif untuk memperkuat kepemimpinan kaum muda lintas iman dalam menghadapi perubahan iklim melalui pendekatan keadilan gender dan ekofeminisme.

Program ini mendorong keterlibatan aktif generasi muda terutama perempuan dan kelompok disabilitas dalam membangun kesadaran, pengetahuan, dan aksi konkret dalam mencegah serta menghadapi krisis iklim.

Kegiatan Eco Bhinneka Muhammadiyah dapat diikuti melalui website ecobhinnekamuhammadiyah.org dan Instagram @ecobhinneka.

(Opal/Jain)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru