Amanah Presiden Berantas Mafia Tambang DPD PA GMNI Malut, Pulau Gebe Malut Jadi Atensi Khusus Istana

- Wartawan

Minggu, 17 Agustus 2025 - 11:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Dukungan terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas kejahatan tambang ilegal terus mengalir. Dewan Pengurus Daerah Persatuan Alumni GMNI Maluku Utara (DPD PA GMNI Malut) mendesak agar Pulau Gebe di Halmahera Tengah menjadi perhatian khusus Istana, menyusul rusaknya ekosistem pulau kecil tersebut akibat operasi pertambangan yang dinilai brutal dan merugikan masyarakat serta negara.

Ketua Harian DPD PA GMNI Malut, Mudasir Ishak, menyampaikan apresiasi atas amanah Presiden dalam Sidang Tahunan MPR 2025 yang menyatakan akan membongkar mafia tambang yang telah lama merajalela.

Namun, Mudasir mengingatkan bahwa Maluku Utara merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam kasus IUP bermasalah versi laporan APK dan KPK, tetapi hingga kini penanganannya dinilai mengecewakan publik.

“Publik melihat proses hukum atas kejahatan tambang ini seperti drama sinetron. Janji pembongkaran total hanya retorika. Harus ada tindakan nyata,” tegas Mudasir kepada media HabarIndonesia.id, Minggu (17/8/2025).

Ia menyebut, Pulau Gebe yang memiliki status pulau kecil berdasarkan UU No. 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, semestinya menjadi wilayah konservasi, bukan obyek eksploitasi.

Namun faktanya, pulau ini justru menjadi sasaran empuk operasi tambang skala besar oleh pemilik modal besar yang disebut Presiden sebagai “mafia tambang.”

“Pulau kecil ini diperkosa habis-habisan. Operasi tambang di Gebe dilakukan secara brutal dan melanggar hukum, tetapi pemerintah daerah seolah melakukan pembiaran,” ujarnya dengan nada geram.

Atas nama institusi, PA GMNI Maluku Utara mendesak Istana Jakarta untuk melakukan intervensi penuh.

“Hanya Presiden dan Istana yang bisa bertindak tegas. Rakyat menggantungkan harapan kepada negara, terlebih di bulan kemerdekaan ini. Jangan biarkan Maluku Utara dikuasai mafia tambang,” pungkas Mudasir yang juga pembina Gerakan Pemuda Marhaen Malut.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru