Kasus Dugaan Ijazah Palsu Eks Cabup Taliabu Mandek, Praktisi Hukum Desak Polda Malut Lakukan Evaluasi

- Wartawan

Minggu, 17 Agustus 2025 - 07:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TALIABU – HabarIndonesia. Praktisi hukum Agus Salim R. Tampilang mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara untuk melakukan extaminasi hukum terhadap penyidik Polres Taliabu yang menangani kasus dugaan pemalsuan ijazah oleh mantan Calon Bupati Taliabu periode 2024–209, Citra Puspa Sari Mus. Menurut Agus, proses hukum yang berjalan terlalu lambat dan tidak menunjukkan perkembangan berarti.

“Kasus ijazah palsu ini sudah cukup lama bergulir dan menyita perhatian publik, namun hingga saat ini prosesnya masih stagnan pada tahap penyelidikan. Tidak ada progres signifikan. Ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam aspek kecakapan dan profesionalisme penyidik,” ungkap Agus kepada media HabarIndonesia.i, Minggu (17/8/2025).

Agus menjelaskan bahwa pembuktian kasus dugaan pemalsuan ijazah sejatinya tidaklah sulit.

“Jika penyidik serius, mereka bisa melibatkan laboratorium forensik, meminta keterangan saksi-saksi, menghadirkan ahli, dan mengumpulkan dokumen pendukung lainnya. Unsur pidana dalam Pasal 263, 264, dan 266 KUHP sangat terang jika ijazah tersebut terbukti digunakan secara aktif oleh terlapor,” jelasnya.

Dalam pandangan Agus, selain aspek pidana, kasus ini juga menyentuh reputasi akademik lembaga pendidikan yang mengeluarkan ijazah tersebut. Ia menyebutkan bahwa fokus penyelidikan pasti akan mengarah pada Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Trinitas Ambon sebagai institusi penerbit ijazah yang dipermasalahkan.

“Pihak STIA Trinitas Ambon punya tanggung jawab moral dalam kasus ini. Mereka harus bersuara dan membantu proses hukum agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi atau politik,” tegasnya.

Agus juga mempertanyakan mengapa hingga saat ini terlapor, Citra Puspa Sari Mus, belum juga diperiksa secara resmi. Ia menduga ada kejanggalan dalam proses penanganan perkara tersebut. Untuk itu, ia meminta agar Wasidik, Propam, dan Irwasum Polda Maluku Utara segera turun tangan melakukan pengawasan khusus terhadap kinerja penyidik Polres Taliabu.

“Semua warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum equality before the law. Tidak ada yang kebal hukum. Jika proses penanganan perkara ini tidak transparan dan adil, maka penegakan hukum di daerah akan kehilangan kepercayaan publik,” tutup Agus.

(Aldi Soamole)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru