Setelah Empat Tahun Tak Diurus dan Berbahaya, 10 Km Ruas Jalan Gane Timur Akhirnya Dibereskan PUPR Malut

- Wartawan

Kamis, 24 Juli 2025 - 08:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, akhirnya turun tangan melakukan pembersihan besar-besaran di sepanjang ruas jalan yang membentang dari Desa Matuting hingga Desa Lelewi di Kecamatan Gane Timur Tengah.

Aksi ini menyasar tujuh titik jembatan dan mencakup total panjang 10 kilometer jalan yang selama bertahun-tahun terbengkalai.

Saat awak media meninjau lokasi pada Rabu, 23 Juli 2025, terlihat jelas alat berat dan para pekerja sibuk menebang rumput dan memotong pohon yang sudah menutupi badan jalan.

Koordinator lapangan, Rinaldi, menegaskan bahwa pembersihan ini adalah respon atas keluhan masyarakat sekaligus instruksi langsung dari Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Risman Riyanto.

“Jalan ini sudah hampir empat tahun tidak disentuh, rumput dan pohon tumbuh liar, sampai-sampai orang naik motor dan mobil sering kecelakaan karena jarak pandang tertutup. Ini sangat membahayakan warga,” tegas Rinaldi dengan nada prihatin.

Menurutnya, selama bertahun-tahun masyarakat hanya bisa pasrah dengan kondisi jalan rusak, berlubang, dan tertutup rumput. Akibatnya, akses transportasi terganggu dan mobilitas warga terganggu, terutama saat malam hari atau musim hujan. Bahkan, beberapa kecelakaan telah terjadi akibat jarak pandang yang terganggu oleh tumbuhan liar yang tak pernah dibersihkan.

Pembersihan ruas jalan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari ke depan. Setelahnya, tim akan langsung bergerak menuju Desa Sawat, Kecamatan Gane Timur Selatan, untuk memperbaiki salah satu jembatan yang rusak berat akibat banjir beberapa bulan lalu.

“Kami sudah survei, dan kondisinya sangat tidak layak. Harus segera diperbaiki agar tidak memutus akses warga,” terang Rinaldi.

Selain PUPR, Rinaldi juga mendesak agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut ambil bagian dalam menangani persoalan infrastruktur jalan dan lingkungan di wilayah Gane Timur.

Ia menegaskan pentingnya kerja kolaboratif antarinstansi agar hasil pembangunan lebih merata dan berkelanjutan.

“Kami butuh perhatian serius, jangan sampai setelah kami bersihkan, enam bulan kemudian kembali seperti hutan,” katanya menyindir.

Ia juga menambahkan, jalan yang bersih bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan dan ekonomi masyarakat. Transportasi lancar berarti perputaran ekonomi berjalan.

Rinaldi berharap, langkah cepat PUPR ini menjadi awal dari perubahan besar dalam penanganan infrastruktur di wilayah pedalaman Halsel.

“Jalan yang bersih, terang, dan aman akan menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, Jalan bersih, ekonomi bangkit, rakyat selamat,” pungkasnya.

(Munces)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru