Perekaman e-KTP di Desa Bisui Masih Sepi, Dukcapil Halsel Imbau Warga Segera Datang

- Wartawan

Selasa, 1 Juli 2025 - 10:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kembali melakukan perekaman e-KTP keliling, kali ini menyasar Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah. Namun, antusiasme warga masih terbilang minim.

Petugas Dukcapil Halsel, Marlina, menyampaikan bahwa sejauh ini hanya sekitar 36 warga yang hadir untuk melakukan perekaman e-KTP di Kantor Desa Bisui.

“Dari jumlah tersebut, delapan orang di antaranya belum bisa diproses karena data mereka masih tercatat di luar provinsi dan tidak melengkapi persyaratan,” ujarnya kepada awak media, Senin (01/07/25).

Kendala terbesar, lanjut Marlina, adalah kurangnya dokumen penting seperti Buku Nikah, Kartu Keluarga (KK), dan surat pindah domisili. Hal itu membuat proses perekaman tidak dapat dilanjutkan sesuai prosedur.

Ia menjelaskan bahwa persyaratan untuk perekaman e-KTP bervariasi tergantung pada status kewarganegaraan dan situasi individu.

“Bagi Warga Negara Indonesia (WNI), syarat utamanya adalah berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, disertai dengan surat pengantar RT/RW, KK, dan dokumen pendukung lainnya jika diperlukan,” jelasnya.

Dokumen seperti akta kelahiran atau ijazah, tambah Marlina, dapat diminta apabila terdapat perbedaan data. Semua dokumen tersebut diperlukan untuk memastikan keabsahan data yang masuk ke sistem kependudukan nasional.

Sementara itu, Ariyanto, staf Pemerintah Desa Bisui, menyambut baik kehadiran tim Dukcapil Halsel yang turun langsung ke desa. Ia menilai langkah ini sangat membantu masyarakat dalam menghemat biaya perjalanan ke pusat kabupaten.

“Biasanya warga harus menempuh perjalanan jauh ke Labuha untuk urusan ini. Dengan adanya layanan keliling, masyarakat jadi lebih mudah dan hemat waktu,” ujar Ariyanto.

Ia pun mengimbau agar seluruh warga yang belum melakukan perekaman segera datang ke kantor desa selama kegiatan masih berlangsung.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Ini penting untuk akses layanan publik, termasuk BPJS, perbankan, dan bantuan sosial,” tegasnya.

Dinas Dukcapil Halsel sendiri berkomitmen untuk terus melakukan jemput bola ke desa-desa terpencil demi memastikan seluruh warga memiliki identitas kependudukan yang sah dan dapat mengakses berbagai layanan negara.

(Munces)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru