Warga Mulai Pulang, Pemkab Halsel Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Bacan

- Wartawan

Kamis, 26 Juni 2025 - 05:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL — HabarIndonesia. Warga terdampak banjir di Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, perlahan mulai kembali ke rumah masing-masing setelah sebelumnya mengungsi akibat luapan Sungai Inggoi dan Kali Amasing yang terjadi pada 21 Juni 2025 lalu. Meski begitu, situasi pasca-banjir belum sepenuhnya pulih.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan secara resmi memperpanjang masa tanggap darurat dan menyiagakan lima posko bantuan serta dapur umum di desa-desa terdampak untuk membantu warga yang kehilangan peralatan rumah tangga dan belum bisa memasak secara mandiri.

Kepala BPBD Halmahera Selatan, Aswin Adam, menyampaikan bahwa total warga yang sempat dievakuasi mencapai sekitar 2.430 jiwa. Seluruhnya kini telah kembali ke kediaman masing-masing, namun bantuan masih sangat dibutuhkan.

“Semua pengungsi sudah pulang. Kami tetap siapkan lima titik posko bantuan dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga yang masih kesulitan,” kata Aswin kepada media, Rabu (25/6/2025).

Aswin menjelaskan bahwa banjir yang cukup deras tersebut merusak banyak peralatan rumah tangga warga, terutama peralatan memasak. Akibatnya, sebagian besar korban banjir belum bisa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Lima titik posko bantuan dan dapur umum yang didirikan pemerintah terletak di Desa Amasing Kota Utara, Amasing Kota, Amasing Kota Barat, Amasing Kali, dan Desa Labuha. Koordinasi pelaksanaan operasional posko diserahkan langsung kepada pemerintah desa setempat.

“Kami perpanjang status tanggap darurat hingga Minggu depan, sambil terus memantau dan mengevaluasi kondisi lapangan secara berkala,” tambahnya.

Sementara itu, untuk wilayah di luar Pulau Bacan yang juga dilaporkan terdampak, BPBD akan segera menerjunkan tim untuk melakukan pendataan lebih lanjut serta memastikan distribusi bantuan menjangkau seluruh korban bencana.

“Kami akan bentuk beberapa tim untuk menjangkau desa-desa di luar Bacan. Bantuan dari berbagai pihak juga mulai mengalir, termasuk dari perusahaan, perbankan, dan komunitas masyarakat sipil,” ungkap Aswin.

Sebagaimana diketahui, banjir besar yang menerjang Pulau Bacan disebabkan oleh meluapnya dua aliran sungai utama, yakni Sungai Inggoi dan Kali Amasing.

Saat kejadian, pemerintah mengevakuasi warga ke fasilitas umum seperti kantor pemerintahan dan masjid guna menjamin keselamatan mereka.

Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat ini, pemerintah berharap proses pemulihan berjalan lebih terkoordinasi dan kebutuhan warga dapat terus terpenuhi tanpa kendala besar.

(Pandi)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru