Ruas Jalan Nasional Kota Ternate Rusak Parah Akibat Proyek Vendor Telkom

- Wartawan

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Kondisi ruas Jalan Nasional di Kota Ternate kini memprihatinkan. Kerusakan parah terjadi akibat proyek pembongkaran yang dilakukan oleh kontraktor pihak ketiga atau vendor dari Telkom, yakni PT Putri Ratu Mandiri (PRM).

Pembongkaran jalan untuk pengambilan kabel Telkom di sepanjang jalur utama ini memicu keluhan warga dan pengguna jalan, Rabu 28/05/25.

Kerusakan tersebut terlihat di berbagai titik strategis, termasuk depan Kesultanan Ternate, depan Dinas Perhubungan Kota Ternate, hingga ke depan SD Negeri Kenari Tinggi 2 dan 4, bahkan menjalar ke depan Polres Ternate hingga wilayah Bastiong Karance. Hingga hari ini, lubang-lubang jalan yang membahayakan belum juga ditambal atau diaspal kembali.

“Ironis sekali, proyek ini dilakukan tanpa pemberitahuan resmi ke Kantor Perwakilan Kementerian PUPR Maluku Utara di Ternate,” ujar Randi.

Humas PUPR Kementerian. “Saya pribadi bahkan belum tahu soal ini,” tambahnya. Ketiadaan koordinasi membuat proyek terkesan berjalan liar tanpa pengawasan memadai.

Sejumlah warga mengeluhkan dampak langsung yang dirasakan. Rudi, warga Bastiong, menilai proyek ini membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Jalan berlubang seperti ini sangat rawan bagi pengendara roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki. Pemerintah harus segera bertindak sebelum ada korban,” katanya.

Selain membahayakan, penggalian jalan ini juga dinilai mengabaikan prinsip kehati-hatian. Rudi menduga proyek ini tidak disertai langkah pengamanan yang efektif, seperti rambu peringatan atau penutup lubang sementara.

“Coba lihat saja di pinggir jalan, banyak lubang besar tanpa tanda. Bisa-bisa memakan korban,” tambah Rudi.

Hasil penelusuran wartawan menunjukkan bahwa sebagian besar ruas jalan yang rusak akibat proyek Telkom ini masih dibiarkan begitu saja. Tidak ada upaya perbaikan sementara dari pihak terkait, baik vendor maupun pemerintah.

Menanggapi hal ini, Randi menyebutkan bahwa tim dari PUPR sudah mulai melakukan pengecekan.

“Tim lapangan kami sudah turun untuk mengecek semua jalan yang rusak di Ternate. Mereka akan mengelilingi kota untuk memastikan kondisi ruas-ruas jalan nasional yang perlu segera diperbaiki,” ujarnya.

Kekhawatiran warga semakin besar menjelang musim hujan. Jalan rusak yang dibiarkan begitu saja berpotensi menimbulkan kecelakaan dan menghambat aktivitas masyarakat.

“Kami hanya berharap, pemerintah segera ambil tindakan nyata dan perbaiki jalan sebelum korban jatuh,” tegas Rudi.

Kerusakan jalan nasional akibat proyek vendor Telkom ini menjadi pelajaran penting akan pentingnya pengawasan dan komunikasi yang baik antara pelaksana proyek dan pihak pemerintah, agar keselamatan warga tetap terjaga.

(Agis)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru