Mantan Ketum AMPP-TOGMMOLOKA Soroti Kebijakan Rumah Tematik di Desa Kao, Berkah Atau Musibah.

- Wartawan

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndonesia. Mantan Ketua Umum AMPP-TOGMMOLOKA, Amirun Hasan, angkat suara terkait kebijakan pembangunan permukiman kumuh terpadu (Rumah Tematik) di Desa Kao, Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara, selasa 06/05/25.

Ia menyayangkan langkah Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan yang mengirimkan surat pemberitahuan dan pernyataan kepada warga penerima manfaat proyek tersebut.

Dalam pernyataannya, Amirun menilai surat yang dilayangkan oleh dinas terkait menunjukkan kelemahan dalam manajemen program.

Ia menyebut surat tersebut terkesan seperti surat penagihan utang, seolah-olah pemerintah adalah pihak pemberi pinjaman yang bisa menarik kembali bantuan jika tidak dipenuhi dalam waktu tertentu.

“Surat itu memperlihatkan bobroknya sistem kerja dinas. Masa rumah rakyat yang sudah dibongkar hanya karena ada keterlambatan pembangunan, langsung diancam bahan dan upah tukangnya akan ditarik kembali?” ujar Amirun Hasan dengan nada tegas.

Ia mempertanyakan nasib warga yang rumahnya telah dibongkar. “Kalau bahan ditarik, lantas masyarakat harus tinggal di mana? Ini bukan sekadar proyek fisik, ini menyangkut kehidupan mereka,” lanjutnya.

Amirun menegaskan bahwa pemerintah seharusnya hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan pihak yang menakut-nakuti rakyat kecil. Menurutnya, jika masyarakat memiliki dana, tentu mereka akan segera menyelesaikan pembangunan rumah mereka.

“Rumah Tematik itu berbasis swadaya. Kalau warga belum mampu, maka tugas pemerintah untuk hadir dan memfasilitasi, bukan memperkeruh keadaan,” katanya.

Atas persoalan ini, Amirun Hasan mendesak Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara untuk segera turun tangan mengevaluasi kinerja Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Ia khawatir, jika dibiarkan, hal ini akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.

“Saya minta Bupati segera ambil sikap. Program ini niatnya baik, tapi implementasinya kacau. Jangan sampai rakyat jadi korban atas buruknya sistem birokrasi,” pungkasnya.

(Muit)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:42 WIT

Bupati Haltim dan Ketua Pengadilan Tinggi Malut Bahas Tindak Lanjut Hibah Lahan Kantor PN

Rabu, 4 November 2026 - 21:02 WIT

Pemkab Halsel Fasilitasi Umrah Gratis, 20 Warga Halsel Diberangkatkan ke Tanah Suci

Senin, 2 November 2026 - 18:42 WIT

Sekda Haltim, Pendidikan dan Budaya Lokal Jadi Fondasi Membangun Generasi Muda Berkualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:26 WIT

Kordinasi Dengan BPK Malut, Arjun Onga Sebut Sekda Haltim Birokrat Membanggakan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:07 WIT

Wagub Sarbin Sambut Pangdam Mayjen Nefra Firdaus, Ajak TNI Bersama Bangun Maluku Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:57 WIT

BPBD Maluku Utara Gandeng BNPB Susun Rencana Kontingensi Hadapi Ancaman Banjir

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:54 WIT

Forum Investasi Maluku Utara 2026, Bupati Halut Ungkap Potensi Panas Bumi Rp34 Triliun

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:59 WIT

Sekda Haltim Minta Temuan Lama BPK RI Dituntaskan, Administrasi dan Dokumen Diperiksa Kembali

Berita Terbaru