Pemuda dan Mahasiswa PABOS Tolak Kehadiran PT. Geo Dipa Energi di Halmahera Barat

- Wartawan

Rabu, 2 April 2025 - 16:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALBAR–HabarIndonesia. Agenda Open House yang digelar oleh Bupati Halmahera Barat, James Uang, di kediaman Fahmi Albaar, Anggota DPRD Halbar dari Fraksi Demokrat, diwarnai aksi penolakan dari Pemuda dan Mahasiswa Payo, Bobo & Saria (PABOS).

Aksi ini terjadi pada Rabu (02/04/25) di Desa Pateng, Kecamatan Jailolo, sebagai bentuk protes terhadap rencana masuknya PT. Geo Dipa Energi ke wilayah mereka.

Aksi penolakan ini dilakukan dengan membentangkan spanduk bertuliskan “PABOS TOLAK GEOTERMAL” di pertigaan jalan Desa Payo.

Begitu rombongan Bupati tiba sekitar pukul 14.00 WIT, massa aksi langsung berdiri di depan mobil dinasnya, menunjukkan sikap tegas mereka terhadap kehadiran perusahaan energi panas bumi tersebut.

Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Payo, Bobo, dan Saria (HIPMA-PABOS) Kota Ternate, Isman Rustam, menyatakan bahwa kehadiran PT. Geo Dipa Energi di Halmahera Barat berpotensi membawa dampak negatif bagi keberlangsungan hidup petani dan nelayan setempat.

“Kami sadar dan berkomitmen penuh untuk tetap menolak perusahaan ini karena dampaknya yang berpotensi merugikan masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perikanan,” tegas Isman kepada awak media.

Menurutnya, sektor perikanan dan kelautan di Desa Saria memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, hal ini belum mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah.

“Daripada bergantung pada investasi pertambangan yang berisiko tinggi, lebih baik Pemerintah Daerah mengoptimalkan program pemberdayaan nelayan dan petani agar bisa menjadi sektor andalan daerah,” lanjutnya.

Isman juga menekankan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan melakukan perlawanan terhadap segala upaya yang membuka celah bagi PT. Geo Dipa Energi untuk beroperasi di wilayah mereka.

“Kami akan tetap berada di garis terdepan dalam menjaga hak-hak masyarakat, karena kami yakin bahwa solusi terbaik untuk ekonomi daerah bukanlah pertambangan, melainkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan,” tutupnya.

Aksi ini menunjukkan betapa pentingnya peran masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah mereka.

Apakah Pemerintah Daerah akan mempertimbangkan aspirasi masyarakat ini? Kita tunggu langkah selanjutnya dari Bupati Halmahera Barat.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru