Warga Dusun Medang Gelar Tradisi Sedekah Bumi di Bledug Kramesan

- Wartawan

Jumat, 4 April 2025 - 10:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN–HabarIndonesia. Warga Dusun Medang, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan menggelar tradisi Sedekah Bumi di kawasan Bledug Kramesan pada Jumat (4/4/2025) pagi.

Acara ini merupakan bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah serta harapan agar kehidupan masyarakat semakin sejahtera.

Dalam kegiatan ini, masyarakat berbondong-bondong menuju lokasi acara dengan membawa berbagai hidangan, seperti nasi dan lauk-pauk.

Setelah sesi doa yang dipimpin oleh sesepuh desa, warga kemudian bersama-sama menyantap makanan yang telah dibawa.

Tradisi Sedekah Bumi di Grobogan telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat agraris.

Bledug Kramesan sendiri merupakan fenomena alam berupa letupan lumpur yang kerap dikaitkan dengan mitos dan cerita rakyat setempat.

Meski tradisi ini mendapatkan dukungan dari warga, beberapa netizen yang melihat unggahan acara di media sosial menyoroti aspek keamanan kawasan Bledug Kramesan.

Beberapa komentar mempertanyakan apakah ada penelitian lebih lanjut atau imbauan dari pihak berwenang mengenai keselamatan di lokasi tersebut.

Seorang pengguna Instagram dengan akun @geikco27 menuliskan, “Pihak daerah soal pihak terkait apakah tidak ada himbauan atau penelitian lebih lanjut agar kawasan bisa lebih aman?”

Selain itu, perdebatan juga muncul mengenai keyakinan dan praktik budaya yang dijalankan dalam acara ini.Sebagian pihak mempertanyakan makna pemberian sesajen dalam ritual ini, sementara yang lain menilai bahwa kegiatan tersebut lebih sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan alam.

Terlepas dari berbagai pandangan, Sedekah Bumi tetap menjadi warisan budaya yang dijaga oleh masyarakat setempat.

Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang doa bersama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dalam kehidupan bermasyarakat.

(Autiya Nila Agustina)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Berita Terbaru