Talud Sungai di Desa Lola Roboh Diterjang Banjir Karena Hujan Deras, Warga Desak Pemerintah Bertindak Cepat

- Wartawan

Kamis, 3 Juli 2025 - 10:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – HabarIndonesia. Warga Desa Lola, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan, dibuat panik dan geram setelah talud penahan arus sungai yang dibangun pada 2020 resmi roboh usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin malam (1/7/2025).

Talud yang seharusnya menjadi benteng perlindungan dari luapan sungai kini justru menjadi ancaman baru bagi permukiman di sekitar bantaran, Kamis 03/07/25.

Robohnya struktur pelindung sungai tersebut langsung memicu kekhawatiran mendalam warga setempat. Pasalnya, wilayah itu dikenal rawan banjir saat musim penghujan, dan tanpa talud, arus air bisa menghantam langsung rumah-rumah warga. Suasana mencekam kini menyelimuti masyarakat yang takut datangnya hujan susulan dengan intensitas tinggi.

“Ini proyek belum lama selesai, tapi sudah ambruk. Kualitasnya patut dipertanyakan. Kalau pemerintah tidak segera turun tangan. Karena setiap hujan besar luapan air sungai (banjir) deras dan bisa merusak rumah-rumah di dekat sungai,” tegas Jailan, salah satu warga yang rumahnya berdekatan dengan bantaran sungai.

Sejumlah warga lain juga menyoroti buruknya mutu pengerjaan sejak awal. Menurut mereka, keretakan pada bagian talud sebenarnya sudah terlihat sejak awal tahun.

Namun tak ada upaya perbaikan serius dari pemerintah setempat maupun dinas teknis terkait. Akibatnya, ketika hujan deras datang, talud tak mampu menahan tekanan air yang meluap deras.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar soal pengawasan proyek dan transparansi anggaran pembangunan talud tersebut. Masyarakat mendesak agar audit dilakukan terhadap proyek itu.

Mereka menilai robohnya talud bukan sekadar bencana alam, tetapi bisa jadi buah dari praktik kelalaian dan penyimpangan.

Warga mendesak Pemerintah Kota Tidore dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan dan bertindak cepat memperbaiki talud yang rusak.

Mereka juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur penahan air di daerah rawan banjir agar tak ada lagi insiden serupa yang bisa berujung bencana lebih besar.

“Kalau tidak ada penanganan cepat, kita tinggal tunggu waktu sampai ada rumah yang terbawa arus. Pemerintah jangan tunggu korban dulu baru bergerak,” pungkas Jailan dengan nada kecewa.

(Gus)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru