Skandal MinyaKita: Rakyat Dirugikan, Pemerintah Bertindak Tegas

- Wartawan

Senin, 10 Maret 2025 - 09:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

akarta–HabarIndonesia. MinyaKita, minyak goreng bersubsidi yang diharapkan meringankan beban rakyat, justru menjadi ajang permainan curang sejumlah pihak. Senin 08/03/25.

Inspeksi mendadak (sidak) oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Pasar Jaya Lenteng Agung pada Sabtu (8/3) mengungkap fakta mencengangkan: isi kemasan MinyaKita yang seharusnya 1 liter ternyata hanya 750-800 mililiter.

Tak hanya itu, harga jualnya juga melambung hingga Rp18.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700. Temuan ini memicu kemarahan Andi Amran yang menegaskan bahwa perusahaan nakal harus ditindak tegas.

“Ini pelanggaran serius! Perusahaan yang terbukti curang harus ditutup. Jangan main-main dengan kebutuhan rakyat, terutama menjelang Ramadhan,” ujar Andi Amran.

Kementerian Pertanian mengidentifikasi tiga perusahaan yang terlibat dalam praktik curang ini: PT Artha Eka Global Asia, Koperasi Produsen UMKM Koperasi Terpadu Nusantara (KTN), dan PT Tunasagro Indolestari. Ketiga perusahaan ini terbukti mengurangi isi kemasan tanpa mengubah label.

Tak hanya produsen, PT NNI, perusahaan pengemasan ulang minyak goreng di Tangerang, juga terbukti memainkan volume isi kemasan. Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan tindakan tegas sudah diambil.

“Izin usaha mereka sudah dicabut, pabrik disegel, dan operasional dihentikan,” tegas Budi.

Selain manipulasi isi dan harga, rantai distribusi yang panjang juga memperparah situasi. Pengecer besar menjual kembali MinyaKita ke pengecer kecil dengan harga lebih tinggi, membuat harga di pasaran tak terkendali.

Skandal ini mencederai kepercayaan masyarakat terhadap program subsidi pemerintah. Rakyat kini menunggu tindakan nyata dari pemerintah dan aparat hukum untuk memastikan pelaku mendapat hukuman setimpal. Masyarakat berharap keadilan ditegakkan agar kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi semua.

(Jain)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru