TERNATE, HabarIndonesia.id – Kepolisian Resor (Polres) Ternate menggelar Apel Gelar Pasukan dan Pengecekan Peralatan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kota Ternate Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., di Lapangan Apel Mapolres Ternate, Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, Rabu (4/11/2026).
Apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi lintas sektoral guna mengantisipasi berbagai potensi bencana alam di Kota Ternate.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh unsur terkait mampu bergerak cepat dan tepat dalam melakukan penanganan apabila terjadi situasi darurat.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, Kasubditgasum Ditsamapta Polda Maluku Utara AKBP Muhammad Jabir, S.Sos., Wakil Ketua DPRD Kota Ternate Amin Subuh, S.H., Pasi Ops Kodim 1501 Ternate Kapten Inf. Sujiono Sumargo, serta Dankal Tidore Lanal Ternate Kapten (P) Syaifulah.
Hadir pula Kepala Basarnas Kota Ternate Iwan Ramdani, S.E., M.M., Kasatpol PP Kota Ternate Fhandy Mahmud, S.STP., serta perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate.
Dalam amanatnya, Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto menyampaikan bahwa kondisi geografis Kota Ternate memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai jenis bencana alam. Ancaman tersebut meliputi gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, hingga bencana hidrometeorologi lainnya.
“Apel gelar pasukan dan peralatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan bentuk pengecekan nyata terhadap kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam,” tegas Anita.
Ia juga menekankan tujuh poin penting yang harus menjadi perhatian seluruh personel dan instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana.
Pertama, meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemetaan terhadap wilayah rawan bencana. Kedua, memastikan kesiapan kendaraan operasional dan peralatan pencarian serta pertolongan atau Search and Rescue (SAR).
Ketiga, memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektoral. Keempat, mengedepankan langkah-langkah preventif guna meminimalkan risiko bencana. Kelima, mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap upaya penanganan bencana.
Keenam, meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel melalui latihan secara berkala. Ketujuh, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan operasional, peralatan SAR, serta berbagai sarana pendukung lainnya.
Pengecekan dilakukan langsung oleh Kapolres bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan seluruh perlengkapan berada dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu.
Menutup kegiatan tersebut, Polres Ternate mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama menjelang musim hujan.
Masyarakat juga diminta memperhatikan informasi dan peringatan resmi dari instansi terkait serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Polres Ternate berharap sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat semakin kuat sehingga upaya pencegahan, mitigasi, serta penanganan bencana di Kota Ternate dapat berjalan optimal.
(Agis).






