Lonjakan Bunuh Diri dan Kekerasan Menghantui Generasi Muda, KOHATI UNIBRAH Bergerak.

- Wartawan

Kamis, 15 Mei 2025 - 11:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOFIFI – HabarIndonesia. Sebuah panggilan darurat dari nurani generasi muda bergema di Aula Kampus UNIBRAH II, kamis 15/05/25.

Dalam nuansa reflektif Hari Pendidikan Nasional, Korps HMI-Wati (KOHATI) Komisariat Universitas Bumi Hijrah (UNIBRAH) Cabang Tidore menggelar Dialog Publik bertajuk “Refleksi Hardiknas Melawan Sunyi di Balik Lonjakan Bunuh Diri dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.”

Dihadiri oleh 62 peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar SMA se-Kecamatan Oba Utara, kegiatan ini tak sekadar diskusi tetapi sebuah gerakan kesadaran yang menembus sunyi yang selama ini menyelimuti tragedi-tragedi diam-diam di sekitar kita.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Maluku Utara, Dessy Masyita Turuy, S.E., M.Si, dan praktisi kesehatan dr. Fatir M. Natsir hadir sebagai narasumber.

Mereka menguliti fakta-fakta yang selama ini luput dari sorotan kekerasan yang meningkat, dan jiwa-jiwa muda yang perlahan memudar.

“Tahun 2024 mencatat 492 kasus kekerasan dengan 464 korban. Ini bukan sekadar angka ini adalah jeritan yang nyaris tak terdengar,” ungkap Dessy Masyita dengan suara tegas namun getir. Data tersebut menyiratkan kegagalan kolektif dalam melindungi yang paling rentan.

Sementara itu, dr. Fatir mengajak peserta menyelami sisi gelap jiwa manusia. Ia menyingkap konsep Homo Deus dan Homo Ludens sebagai potret manusia modern antara nalar dan kesenangan.

Ketika kesenangan tak terpenuhi, muncul kekosongan, stres, hingga depresi dan bunuh diri menjadi titik nadirnya.

Ketua KOHATI Komisariat UNIBRAH, Nurul Mawani M. Djafar, menyatakan bahwa dialog ini adalah wujud kepedulian mahasiswa terhadap keselamatan mental dan fisik generasi muda.

“Kami ingin dunia pendidikan menjadi ruang aman bebas dari kekerasan, bebas dari tekanan yang membunuh secara perlahan,” ujar Mawani dengan penuh semangat.

Antusiasme peserta membuktikan bahwa diskusi ini membangkitkan resonansi. Dalam sesi testimoni, Siti Najira Julkarnain dari SMA Siti Aisyah mengaku merasa lebih berani.

“Kami tahu sekarang kami tidak sendiri. Ada ruang untuk bicara, dan ada pihak yang akan mendengar,” katanya dengan mata berkaca.

Dialog ini bukan akhir, melainkan awal dari sebuah gerakan yang lebih besar. KOHATI UNIBRAH menunjukkan bahwa kepedulian bukan hanya slogan tetapi tindakan nyata untuk menyalakan harapan di tengah kelamnya realitas sosial.

Melalui panggung diskusi ini, KOHATI membuktikan bahwa sunyi bisa dilawan, dan suara-suara kecil bisa menjadi gema yang mengguncang perubahan. Sebab di balik data dan tragedi, ada masa depan yang patut diperjuangkan.

(Gus)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru