KNPI Kota Ternate, Masalah Kesejahteraan dan Kesehatan. Diskusi Memanas, Kritik Tajam Mengalir ke Pemerintah

- Wartawan

Minggu, 13 Juli 2025 - 10:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate menggelar diskusi publik bertema “Kontroversi Kesejahteraan Sosial dan Jaminan Kesehatan di Kota Ternate” di Cuma Tampa Ngopi THE COGAN, Jumat malam (11/7/2025).

Diskusi ini berlangsung panas, sarat kritik, dan menelanjangi sejumlah persoalan mendasar yang selama ini dinilai luput dari perhatian serius Pemerintah Kota.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama dari unsur pemerintah dan DPRD, antara lain Kepala Dinas Kesehatan dr. Fathiyah Suma, M.Kes., Kepala Dinas Sosial Burhanuddin A. Kadir, S.IP, M.A., praktisi kesehatan Alwan M. Arif, M.Kes, M.M., dan Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate Najib Hi. Thalib, S.Pi, M.Si.

Dalam pemaparannya, dr. Fathiyah menegaskan bahwa peningkatan layanan kesehatan harus dimulai dari penguatan data dan sinergitas antar-OPD.

“Kesejahteraan kesehatan tak bisa dibicarakan tanpa data dan kerjasama lintas sektor. Kami di Dinas Kesehatan menjadikan data sebagai dasar kebijakan agar seluruh masyarakat bisa dilayani setara,” ujarnya.

Ia juga menyinggung permasalahan akses di wilayah kepulauan seperti Moti, Hiri, dan Batang Dua. Menurutnya, Ketimpangan layanan kesehatan di tiga pulau tersebut masih nyata. Tahun 2025 mereka fokus sediakan ambulans laut, sementara 2026 diarahkan untuk renovasi gedung, rumah dinas, dan fasilitas puskesmas pembantu.

Namun diskusi menjadi panas ketika audiens mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah menyikapi problem kesehatan masyarakat. Pemuda asal Moti, Ihwan Muhammad, dengan nada tinggi menyampaikan kekecewaannya.

“Kami di Moti kehilangan nyawa sebelum sampai puskesmas, Kapan pemerintah benar-benar hadir untuk kami,” teriaknya sambil bertanya.

Sementara itu, dari sektor sosial, Kadis Sosial Burhanuddin A. Kadir menjawab sejumlah pertanyaan tajam seputar ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), bantuan iuran BPJS (PBI), hingga anak-anak jalanan.

“Semua bantuan harus berdasarkan data valid. Tidak bisa sembarangan. Kalau tidak tepat sasaran, itu akan menjadi masalah hukum. Kami bekerja berdasarkan aturan dari pusat,” tegasnya.

Burhanuddin juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemulangan ODGJ ke keluarga masing-masing sebagai salah satu solusi, meskipun belum sepenuhnya menyelesaikan masalah.

“Yang penting adalah keberlanjutan program, bukan sekadar seremonial karena ini menyangkut kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Ketua KNPI Halmahera Utara, Mirzan Salim, bahkan mempertanyakan langsung soal utang miliaran rupiah RSUD Chasan Boesoerie kepada pihak-pihak penyedia layanan.

“Hutang rumah sakit belum juga dibayar! Ini menyangkut nyawa orang, kenapa bisa diabaikan,” cetusnya dalam nada geram yang membuat suasana makin memanas.

Mirzan juga menambahkan, Meski sebagian tanggapan normatif dilontarkan oleh pejabat, banyak peserta menilai acara ini sebagai momentum penting membuka tabir kebijakan yang selama ini dinilai tumpul di akar rumput.

Ketua KNPI Kota Ternate, Samar Ishak, menyatakan bahwa hasil diskusi malam ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis yang akan disampaikan langsung ke Wali Kota Ternate. Ketua panitia menyebut,

“Kami tidak ingin diskusi ini berakhir di kopi dan rokok saja. Kami ingin perubahan yang nyata untuk kemajuan daerah demi kepentingan masyarakat secara umum khususnya Kota Ternate.” pungkasnya

(Agis)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru