Hasil Tangkap Menjerit Nelayan Tuna Jambula Tetap Optimis Mencari Ikan Meski Dalam Keadaan Puasa

- Wartawan

Rabu, 5 Maret 2025 - 15:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate–HabarIndonesia. Para nelayan tuna di Kelurahan Jambula tetap berjuang mencari nafkah meskipun hasil tangkapan mereka mengalami penurunan drastis sejak memasuki bulan Ramadhan. Rabu 05/03/25.

Ardi, seorang nelayan setempat, mengungkapkan bahwa dalam lima hari terakhir, hasil tangkapan tuna jauh dari target. Biasanya mereka bisa mendapatkan 9 hingga 10 ekor tuna per hari, namun kini hanya seekor, bahkan ada yang kembali dengan tangan kosong.

“Sudah dua minggu ini, termasuk sejak masuk bulan Ramadhan, kalau tidak dapat tuna, nelayan lain beralih menangkap ikan kecil seperti tongkol atau cakalang. Kalau dapat tuna, itu memang benar-benar rezeki,” ujar Ardi.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi para nelayan adalah jarak tempuh yang cukup jauh, sekitar 32 kilometer dari permukaan laut, yang membutuhkan konsumsi bahan bakar sekitar 50 liter per hari. Selain itu, keberadaan paus orca di sekitar rompong (tempat berkumpulnya ikan tuna) turut mengganggu hasil tangkapan mereka.

Jenis tuna yang biasanya diperoleh nelayan Jambula meliputi Albakora, tuna mata besar, dan madidihang. Namun, jumlah tangkapan yang sedikit membuat keuntungan mereka tidak menentu.

Di sisi lain, Ishak Abdjulu, seorang pengepul ikan tuna, juga merasakan dampaknya. “Dengan hasil tangkapan yang menurun, tentu ini tidak menguntungkan baik bagi kami maupun para nelayan. Jika dalam sehari hanya ada 5 hingga 6 ekor tuna untuk semua nelayan, tentu sulit bagi kami. Meski begitu, kami tetap membantu mereka dengan menyediakan es batu gratis setiap hari,” ungkap Ishak.

Meski menghadapi berbagai tantangan, keberadaan nelayan tuna tetap memberikan dampak positif bagi Kelurahan Jambula. Wilayah ini dikenal sebagai kampung nelayan maju yang mampu memanfaatkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakatnya.

(Koces)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Berita Terbaru