FORMAPAS MALUT Mendukung langkah Gebernur Evaluasi Pejabat dilingkungan Pemprov Malut

- Wartawan

Rabu, 6 Agustus 2025 - 14:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Evaluasi ini terutama menyasar pejabat yang tidak mampu mempertanggungjawabkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Penegasan itu disampaikan Sherly Laos usai memimpin rapat bersama jajaran Pemprov di Rumah Dinas Gubernur, Kota Ternate, Rabu (6/8/2025).

Langkah tegas Gubernur ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya dari Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (FORMAPAS Malut) Jabodetabek-Banten.

Ketua Umum Formapas, Riswan Sanun, menyebut bahwa indikator utama evaluasi harus didasarkan pada integritas dan rekam jejak pejabat.

“Pejabat di lingkungan Pemprov Malut harus bersih dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Ini adalah langkah strategis untuk membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel,” ujar Riswan.

Riswan juga menegaskan, pejabat yang terlibat dalam kasus korupsi, baik yang sedang maupun sudah berjalan, wajib dicopot dari jabatannya.

Ia meminta Gubernur Sherly Laos tidak ragu mengambil keputusan demi membersihkan institusi dari oknum yang merugikan daerah.

“Kami akan terus mengawal proses evaluasi ini. Maluku Utara butuh pemimpin dan pejabat yang berintegritas,” tambahnya.

Formapas juga menyoroti keberadaan sejumlah pejabat yang diduga masih memiliki kaitan dengan kasus almarhum AGK. Menurut Riswan, meskipun nama-nama tersebut sudah lama terseret dalam berbagai isu, namun hingga kini belum tersentuh evaluasi.

“Kami mendesak agar Gubernur segera mencopot mereka yang terlibat. Jangan beri ruang bagi mental korup di tubuh birokrasi Pemprov,” tegasnya.

Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, Formapas menilai pentingnya keberadaan pejabat yang jujur dan profesional untuk mengelola potensi Maluku Utara.

“Jangan sampai kekayaan daerah ini terus dikeruk oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sudah waktunya membangun Maluku Utara dengan integritas, bukan dengan kepentingan pribadi,” pungkas Riswan.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Berita Terbaru