Bupati Pati Sudewo Didesak Mundur, KPK Telusuri Dugaan Korupsi Proyek DJKA

- Wartawan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 05:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI — HabarIndonesia. Gelombang demonstrasi besar-besaran yang melanda Kabupaten Pati dalam beberapa hari terakhir tak hanya memprotes kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tetapi juga menyeret kembali dugaan kasus korupsi lama yang melibatkan Bupati Pati, Sudewo.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi tengah mendalami keterlibatan Sudewo dalam perkara korupsi proyek jalur kereta api yang dikerjakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Dugaan ini sebelumnya sempat mencuat lewat operasi tangkap tangan (OTT) pada April 2023 lalu.

“Benar, Saudara SDW (Sudewo) diduga menerima aliran komitmen fee terkait proyek pembangunan jalur kereta,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Budi menyatakan, penyidik KPK akan menelusuri lebih lanjut aliran dana tersebut, termasuk kemungkinan memanggil Sudewo untuk diperiksa. “Jika diperlukan, tentu akan dilakukan pemanggilan,” tegasnya.

Dari DPR ke Kepala Daerah
Kasus ini berawal ketika Sudewo masih menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra. Ia disebut terkait dengan empat proyek besar, antara lain jalur kereta ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kaliyoso (Jawa Tengah), pembangunan jalur kereta di Makassar (Sulawesi Selatan), proyek konstruksi di Cianjur, serta perbaikan pelintasan sebidang di Jawa dan Sumatera.

Fakta persidangan terdahulu sempat menempatkan Sudewo sebagai saksi dalam perkara Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya. Namun, KPK menegaskan, pengembalian uang oleh pihak terduga tidak menghapus unsur pidana.

Desakan Mundur dari Warga
Di tengah proses hukum ini, ribuan warga Pati turun ke jalan menuntut Sudewo mengundurkan diri dari jabatannya. Unjuk rasa sempat ricuh hingga memicu penggunaan gas air mata oleh aparat. Meski tekanan publik menguat, Sudewo menyatakan tidak akan mundur dan berjanji memperbaiki kebijakan yang menuai protes.

KPK memastikan akan terus mengusut tuntas perkara ini. Sementara itu, dinamika politik di Pati diprediksi bakal memanas, mengingat kasus ini terjadi menjelang tahun politik dan Pilkada 2024.

(A.Rima Mustajab)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:27 WIT

Kapal Nelayan Bantuan Pemprov Malut Jadi Media Promosi Budaya Lewat Lukisan Erika Richardo

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIT

KSOP Ternate Gelar Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026, Ini Arahan Menhub untuk Insan Perhubungan

Rabu, 16 September 2026 - 23:52 WIT

1.400 Rumpon Tersebar di Bawah 12 Mil, DKP Malut Percepat Penertiban dan Perizinan Nelayan

Kamis, 10 September 2026 - 20:07 WIT

Bongkar Muat Peti Kemas Pelabuhan Ahmad Yani Ternate Tumbuh hingga 5 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:09 WIT

Pasokan Ikan Cakalang Menurun, Zona Tangkap Makin Jauh Tekan Stok Ikan di Ternate

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:50 WIT

Di Dasar Laut Morotai berkibar Sang Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:10 WIT

Rp7,4 Miliar Nilai 24.799 Mutiara, Legalitas PT Karya Alam Bahari Dipertanyakan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:59 WIT

Kapal Bitung Ditemukan Berlabuh di Perairan Morotai, Tim Gabungan Dalami Dugaan Pelanggaran Jalur Tangkap

Berita Terbaru