Banjir Halmahera Barat, Harita Nickel Kirim Bantuan Logistik serta Terjunkan Emergency Response Team

- Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALBAR – HabarIndonesia.id – Guna mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Harita Nickel mengerahkan bantuan melalui program “Harita Nickel Peduli”.

Dukungan yang diberikan mencakup bantuan logistik mendasar hingga penerjunan Emergency Response Team (ERT) langsung ke titik-titik terdampak.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT. Ali, menyampaikan rasa terima kasihnya saat menerima bantuan logistik secara simbolis pada Minggu (11/1).

Harita Nickel menyalurkan dukungan logistik berupa beras kemasan, mie instan, air mineral ukuran 600ml, serta matras atau tikar sebagai alas tidur yang sangat dibutuhkan para pengungsi di posko-posko desa.

Selain bantuan materiil, Harita Nickel mengambil langkah teknis dengan mengerahkan tiga tim Rescue atau Emergency Response Team untuk membantu warga membersihkan puing-puing sisa banjir yang menimbun pemukiman.

Sebanyak dua tim paramedic juga diterjunkan guna memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga yang mulai terserang berbagai penyakit pascabencana.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, kami menyampaikan terima kasih kepada Harita Nickel. Bantuan logistik ini akan langsung kami salurkan kepada warga yang membutuhkan di tujuh kecamatan terdampak,” ujar Gunawan.

Aksi Cepat Emergency Response Team Harita Nickel di Lokasi Bencana

Usai menyerahkan bantuan di Posko Induk, Emergency Response Team Harita Nickel yang terdiri dari tiga tim lapangan dan dua tim paramedic langsung bergerak ke pusat bencana.

Tim ini membawa pasokan obat-obatan yang disalurkan melalui Puskesmas Kecamatan Ibu serta memberikan penanganan medis langsung kepada warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan.

Camat Ibu, Warjin Hi. Soleman, menjelaskan bahwa secara akumulatif terdapat 1.593 jiwa atau 497 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung.

Menurutnya, meski kebutuhan pangan darurat mulai teratasi lewat dapur umum TNI-Polri dan Tagana, kehadiran tim medis serta bantuan perlengkapan tidur dari Harita Nickel menjadi dukungan vital bagi stabilitas kondisi warga.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Tongute Ternate, Said Sania, mengungkapkan bahwa kelelahan fisik dan trauma mulai memicu penyakit di masyarakat.

“Keluhan seperti gatal-gatal, demam, dan batuk muncul sejak hari pertama. Kehadiran paramedic dan bantuan obat-obatan Harita Nickel sangat membantu meringankan beban psikis warga kami,” tuturnya.

Kisah Haru di Balik Puing Banjir

Di tengah proses pembersihan, terselip kisah memilukan dari para penyintas. Sukarni Siu, warga Desa Tongute Ternate, menceritakan perjuangannya menggendong sang suami yang tengah sakit ke tempat yang lebih tinggi saat air setinggi dada mengepung rumah mereka di tengah malam. Kondisi semakin sulit karena anak sulungnya juga tengah menjalani perawatan amputasi kaki di Ternate.

“Ini situasi yang sangat berat. Mengurus rumah, suami yang sakit, dan memikirkan anak yang diamputasi di tengah bencana. Saya sangat berharap ada bantuan untuk kesembuhan suami dan anak saya,” ungkap Sukarni haru.

Kisah pilu juga datang dari Arfia Jalal (65), lansia yang menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah sepanjang sejarah hidupnya. Seluruh peralatan dapur dan pakaian miliknya hanyut tak bersisa. “Badan saya sakit semua karena kejadian itu, tapi syukurnya sudah diperiksa dan diberi obat oleh tim medis Harita,” ucapnya.

Saat ini, tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan sisa material banjir segera tertangani dan warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai selama masa pemulihan berlangsung.

Tentang Harita Nickel

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang mengoperasikan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Selain IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2017 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di wilayah operasional yang sama. Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat hilirisasi dari pemerintah Indonesia.

Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi HPAL.

Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, menjadi produk bernilai strategis berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).

Dengan teknologi yang sama, MHP sebagai intermediate product telah berhasil diolah menjadi produk akhir berupa Nikel Sulfat (NiSo4) yang merupakan material inti pembuatan katoda sumber energi baru, yaitu baterai kendaraan listrik.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru