Aksi Siswa SMA Negeri 3 Ternate Tuntut Kejelasan PDSS yang Tak Kunjung Rampung

- Wartawan

Rabu, 5 Februari 2025 - 07:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate-Habarindonesia. Puluhan siswa SMA Negeri 3 Kota Ternate, khususnya kelas XII, menggelar aksi demonstrasi di halaman sekolah pada tanggal 5 Februari 2025. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas keterlambatan proses penginputan data dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), yang dinilai tidak selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Dalam aksi tersebut, para siswa membawa umbul-umbul bertuliskan “Sekolah Lalai Murid Terbengkalai”. Mereka menilai operator sekolah belum bekerja secara maksimal dalam menginput data siswa yang terdaftar, yang seharusnya dapat mengikuti ujian Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Koordinator aksi, Dwi Mitasari D. Nur, menyampaikan, “Kami yang sudah terdaftar sebagai PDSS atau siswa yang memenuhi syarat untuk dipilih, tidak dapat mengikuti tes SNBP,” ujarnya Dwi Mitasari dengan tegas. Ia menambahkan bahwa meskipun mereka sudah terdaftar sebagai siswa Eligible, namun proses penginputan data belum selesai.

Dalam Aksi tersebut terdapat ada tiga tuntutan ialah:

  • Operator wajib menyelesaikan PDSS sebelum jam 17:00
  • Jika operator tidak menyelesaikan PDSS maka sekolah harus membiayai bimbel bagi 106 siswa SNBP
  • Penurunan Operator atau di ganti

Dwi juga memaparkan bahwa dari total 106 siswa yang terdaftar sebagai Eligible, hanya 21 nama yang sudah terinput ke dalam sistem PDSS. Sementara itu, pendaftaran untuk SNBT yang dibuka sejak 6 hingga 31 Januari, serta pembukaan kembali pada 2 hingga 5 Februari untuk finalisasi PDSS, masih jauh dari kata selesai bagi mereka.

Para siswa berharap pihak sekolah dan operator PDSS segera menyelesaikan masalah ini agar mereka dapat mengikuti ujian seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika masalah ini tidak segera ditangani, para siswa khawatir tidak bisa mengikuti ujian yang sangat penting bagi kelanjutan pendidikan mereka.

Pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi yang dilakukan oleh para siswa tersebut. Namun, para siswa menegaskan bahwa mereka akan terus menuntut kejelasan hingga masalah ini diselesaikan.
(Eko)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru