HALTIM, HabarIndonesia.id – Kerja keras atlet Halmahera Timur (Haltim) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara di Tobelo, Halmahera Utara, Juni lalu, mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Haltim.
Apresiasi berupa uang tunai tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Haltim Ubaid Yakub, didampingi Wakil Bupati Anjas Taher dan Sekda Haltim Ricky Chairul Richfat, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8).
Sebanyak 50 atlet peraih medali mendapat apresiasi dengan besaran berbeda. Lima atlet peraih medali emas masing-masing menerima Rp5 juta, tujuh atlet peraih medali perak masing-masing Rp2,5 juta, sementara 38 atlet peraih medali perunggu masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta.
Ketua KONI Haltim, Ricky Chairul Richfat, mengatakan pemberian apresiasi merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah dan KONI terhadap para atlet yang telah membawa nama Halmahera Timur di ajang olahraga tingkat provinsi.
“Dengan kondisi yang ada, pemerintah daerah lewat KONI Haltim secara serius memberikan apresiasi terhadap prestasi atlet,” ujarnya.
Namun, Ricky menegaskan apresiasi tersebut bukan menjadi akhir dari pembinaan. KONI Haltim masih melihat adanya sejumlah hal yang perlu dibenahi untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Menurutnya, pembinaan atlet akan menjadi fokus utama dalam satu hingga dua tahun ke depan sebelum KONI menetapkan target prestasi yang lebih tinggi.
“Jadi cabang-cabang olahraga itu ditekankan lebih banyak ke pembinaan dulu, bukan mengejar prestasi. Nanti setelah satu sampai dua tahun ke depan baru kita fokus ke prestasi,” katanya.
Sepanjang 2026, KONI Haltim akan melakukan pemetaan terhadap atlet-atlet berprestasi dan potensial sebagai persiapan menghadapi berbagai ajang olahraga berikutnya. Di sisi lain, pembenahan legalitas serta kepengurusan cabang olahraga juga menjadi perhatian.
Beberapa cabang olahraga yang belum memiliki kepengurusan yang dilantik, kata Ricky, akan diupayakan segera dilantik agar roda organisasi olahraga di Halmahera Timur dapat berjalan normal.
“Diusahakan untuk dilantik secepatnya, sehingga roda organisasi olahraga di Halmahera Timur bisa berjalan normal,” jelasnya.
Ricky berharap apresiasi yang diberikan pemerintah daerah dan KONI dapat menjadi pemacu semangat bagi atlet muda maupun atlet potensial Haltim untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi.
Ia pun memasang target yang lebih tinggi. Jika sebelumnya Haltim masih berada di luar tiga besar, pada Porprov mendatang KONI menargetkan Halmahera Timur mampu menembus posisi tiga besar di Maluku Utara.
“Kalau yang kemarin masih di luar tiga besar, mudah-mudahan dua tahun ke depan kita bisa tiga besar,” harapnya.
Tak hanya atlet, evaluasi juga akan diarahkan kepada seluruh cabang olahraga. KONI Haltim akan melihat kontribusi masing-masing cabang dan membuka ruang diskusi untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang menjadi kendala.
“Cabang-cabang olahraga nanti akan dievaluasi oleh KONI Haltim. Kalau dianggap tidak berkontribusi positif, pengurusnya akan diajak sharing dan berdiskusi bagaimana mencari solusi, sehingga cabang olahraga tersebut bisa berprestasi dan menyamai cabang olahraga lain yang sudah berprestasi,” tandasnya.
(M.Dzarik)














