99 Warga Maba Tengah Terima Insentif, Sekda Haltim Tegaskan Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

- Wartawan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM, HabarIndonesia.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur terus memperkuat pencegahan stunting dengan menempatkan kesehatan ibu dan anak sebagai salah satu perhatian utama pembangunan daerah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program insentif bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta dukungan bagi bidan desa.

Program tersebut kembali disalurkan melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Wayamli kecamatan Maba tengah , 18 Agustus 2026

Kepala DP2KBP3A Halmahera Timur, Ihwan, SKM., MM., menyampaikan bahwa program tersebut menjangkau 1.189 penerima di seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Timur. Khusus Kecamatan Maba Tengah, terdapat 99 penerima yang mendapatkan insentif.

Penyaluran insentif dilakukan oleh Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ir. Ricky Chairul Richfat, ST., MT. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya insentif, tetapi juga dari kepatuhan penerima dalam mengikuti pelayanan kesehatan.

“Yang paling penting adalah ibu hamil dan ibu menyusui rutin memeriksakan kondisi kesehatannya di Puskesmas maupun Posyandu. Insentif ini harus menjadi bagian dari upaya kita memastikan pelayanan kesehatan benar-benar dimanfaatkan,” ujar Ricky.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Halmahera Timur.

Lanjutnya, pencegahan stunting pun harus dilakukan sejak masa kehamilan, bukan setelah persoalan pertumbuhan muncul.

Karena itu, Ricky meminta seluruh perangkat daerah untuk tidak bekerja sendiri-sendiri. Program penanganan stunting membutuhkan keterlibatan pemerintah hingga tingkat desa, tenaga kesehatan, keluarga dan masyarakat.

“Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi. Tidak mungkin hanya satu OPD yang bekerja. Semua harus mengambil peran sesuai tugas masing-masing,” tegasnya.

Ia menyebut program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur, sekaligus mendukung agenda nasional dalam pembangunan manusia dan peningkatan kualitas generasi masa depan.

Dalam kegiatan itu, Sekda didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Timur.

Ricky juga menyampaikan, Pemkab Haltim berharap pemberian insentif dapat menjadi pemicu meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan ibu dan anak.

Dengan pemeriksaan yang rutin, kata dia, pendampingan tenaga kesehatan dan dukungan keluarga, upaya pencegahan stunting diharapkan dapat dilakukan sejak dari hulu.

“Ibu sehat, anak tumbuh optimal, generasi Haltim semakin kuat.” pungkasnya.

(M.Dzarik)

Berita Terkait

Sekda Haltim Tekankan Empat Kunci Pengendalian Inflasi, Harga, Pasokan, Distribusi dan Komunikasi
10 Kopdes Merah Putih Ternate Lolos Verifikasi, Pemkot Disiapkan Jadi Pengerak Ekonomi Kelurahan
PMII Desak Pemda Morotai Alihkan Anggaran MoroFest untuk Penanganan Karhutla
Isu Pungli KUR Nelayan di Halbar Beredar, BRI Pastikan Penyaluran Sesuai Prosedur
Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien
Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat
Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan
Bassam Dorong RDTR Kawasi-Saketa Jadi Fondasi Pembangunan Halsel yang Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:09 WIT

Bassam Dorong RDTR Kawasi-Saketa Jadi Fondasi Pembangunan Halsel yang Berkelanjutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Berita Terbaru