HALUT – HabarIndonesia.id – Persiapan pelaksanaan cabang olahraga balap sepeda pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara terus dimatangkan. Wasit, juri, peserta atlet, Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), serta rombongan tiba di Kecamatan Kao, Desa Kao, Kabupaten Halmahera Utara, pada pukul 13.00 WIT untuk meninjau langsung lokasi perlombaan yang akan digunakan sebagai titik start atlet.
Setibanya di lokasi, rombongan langsung melakukan peninjauan area perlombaan guna memastikan kesiapan lintasan dan fasilitas pendukung sebelum pelaksanaan pertandingan dimulai.
Usai peninjauan, wasit, juri, Ketua ISSI bersama rombongan menggelar pertemuan perdana dengan Kapolsek Kao. Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek persiapan pelaksanaan balap sepeda pada Porprov Maluku Utara, mulai dari kebutuhan teknis hingga pengamanan jalur pertandingan.
Ketua Cabang Olahraga ISSI, Muhammad Ghifari Bopeng, mengatakan sejumlah kebutuhan perlengkapan pertandingan masih perlu dipenuhi agar pelaksanaan kejuaraan dapat berjalan sesuai standar dan regulasi yang berlaku.
Menurutnya, panitia masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk membantu melengkapi sejumlah kebutuhan yang belum terpenuhi.
“Kegiatan ini harus menyesuaikan regulasi pertandingan. Karena itu masih ada beberapa kebutuhan perlengkapan yang perlu dipenuhi agar seluruh pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya kepada media, minggu 07/06/26.
Lanjutnya, panitia pelaksana bersama unsur kepolisian, pemerintah setempat, serta pihak terkait juga menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan seluruh persiapan menjelang perlombaan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa mendatang.
Ia mengatakan, rapat tersebut difokuskan pada pembahasan kebutuhan teknis dan langkah-langkah pengamanan untuk memastikan pelaksanaan lomba berjalan aman dan lancar.
Muhammad Ghifari menjelaskan, waktu persiapan yang relatif singkat membuat panitia harus memperkuat koordinasi lintas sektor.
Oleh sebab itu kata dia, rapat lanjutan akan melibatkan unsur kepolisian, dinas kesehatan, serta bagian perlengkapan guna memastikan seluruh kebutuhan dapat terpenuhi sebelum hari pelaksanaan.
Selain perlengkapan, Ghifar juga menyampaikan, perhatian utama panitia juga tertuju pada pengamanan jalur perlombaan mengingat cabang olahraga balap sepeda memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi karena menggunakan lintasan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat.
“Sepeda berbeda dengan cabang olahraga lain. Atlet berada langsung di jalan umum sehingga dibutuhkan sterilisasi dan pengamanan ekstra agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata panitia.
Lebih jauh kata dia, panitia juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan di lapangan, seperti kendaraan yang parkir di badan jalan, aktivitas masyarakat di sekitar lintasan, hingga potensi kecelakaan yang dapat memicu protes peserta lomba.
Karena itu lanjut Ghifar, panitia berharap pengamanan dapat diperkuat, terutama pada titik-titik persimpangan jalan yang dinilai rawan mengganggu jalannya pertandingan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Kao, Ipda Iskandar A. Tjiuda, SH, menyatakan kesiapan pihak kepolisian untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sesuai dengan kemampuan serta wilayah kerja yang menjadi tanggung jawabnya.
Ia mengakui terdapat keterbatasan sarana dan personel yang tersedia, namun pihaknya tetap berkomitmen melakukan pengamanan secara maksimal dengan menempatkan personel pada sejumlah titik strategis.
“Kami akan menempatkan anggota di setiap persimpangan yang masuk dalam wilayah pengamanan. Kami juga terus berupaya menyiapkan kebutuhan pendukung agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, meski waktu persiapan terbilang singkat, seluruh unsur terkait akan berupaya maksimal agar pelaksanaan balap sepeda Porprov Maluku Utara dapat berlangsung sukses.
Melalui koordinasi yang terus diperkuat, Ghifar berharap berharap perlombaan balap sepeda pada Porprov Maluku Utara dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan tanpa kendala di lapangan.
(Red)














