Pemalangan Jalan Proyek Bandara Soligi Resahkan Warga, Pemdes dan Kelompok Tani Turun Tangan

- Wartawan

Kamis, 30 April 2026 - 08:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia.id – Pemalangan jalan di sekitar proyek pembangunan bandara di Desa Soligi, Halmahera Selatan, dalam dua pekan terakhir mulai meresahkan warga. Pasalnya, jalan tani tersebut merupakan satu-satunya akses bagi warga Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, dan Desa Kawasi, Kecamatan Obi.

Pantauan di lapangan, Kamis (30/4) sore, Pemerintah Desa Soligi bersama kelompok tani mendatangi lokasi untuk meminta pemalangan segera dibuka.

“Pemalangan jalan ini sangat mengganggu kami sebagai pengguna. Karena itu, kami bersama pemerintah desa meminta akses ini dibuka kembali,” ujar perwakilan kelompok tani.

Sekretaris Desa Soligi, Wahyudin Hamani, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak warga, namun tidak seharusnya dilakukan dengan menutup fasilitas umum.

“Kami menghargai hak menyampaikan pendapat. Namun, jangan sampai mengganggu masyarakat lain, apalagi ini satu-satunya akses jalan bagi warga untuk beraktivitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah desa bertanggung jawab menjaga ketertiban serta memastikan akses publik tetap terbuka.

Senada, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Soligi, Harmin Muhammad, meminta warga tidak lagi melakukan pemalangan jalan umum karena berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, khususnya petani.

“Jalan ini fasilitas umum. Jika dipalang, yang dirugikan adalah warga sendiri,” ujarnya.

Di tengah situasi tersebut, pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan menjaga kondisi tetap kondusif.

Pemalangan jalan tersebut diketahui berkaitan dengan sengketa lahan antara Alimusu dan pihak perusahaan Harita Nickel.

Alimusu menuntut pembayaran atas lahan yang diklaim telah digunakan untuk pembangunan bandara. Sementara itu, perusahaan menyatakan lahan tersebut telah diselesaikan dan mempersilakan penyelesaian melalui jalur hukum.

Selain pemalangan jalan, pihak Alimusu juga beberapa kali menggelar aksi unjuk rasa di kantor perusahaan dalam beberapa hari terakhir.

Namun, pemalangan yang awalnya ditujukan untuk menahan aktivitas perusahaan justru berdampak pada masyarakat. Warga menilai penutupan akses tersebut menghambat mobilitas, terutama bagi petani yang bergantung pada jalur itu untuk aktivitas harian.(*)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru