Gubernur Sherly Tinjau KUPS Tidore, Jalan Tani dan Hilirisasi Jadi Prioritas

- Wartawan

Selasa, 30 Desember 2025 - 04:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE — HabarIndonesia.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, melakukan kunjungan kerja sekaligus berdialog langsung dengan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Desa Ake Tobololo, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (30/12/2025).

Kunjungan ini bertujuan memastikan program Perhutanan Sosial berjalan optimal, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta tetap menjaga kelestarian hutan.

Dalam dialog tersebut, Gubernur Sherly mendengarkan langsung pemaparan kondisi lapangan dari masyarakat pengelola hutan.

Salah satu KUPS mengelola lahan seluas kurang lebih 230 hektare, dengan rata-rata 5 hektare per anggota. Lahan tersebut ditanami komoditas produktif seperti aren, sagu, dan bambu.

Bahkan, di beberapa lokasi, satu hektare lahan dapat ditanami 200 hingga 300 pohon produktif, yang telah memberikan pendapatan rutin bagi sebagian anggota melalui hasil olahan.

Masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan utama, salah satunya akses jalan tani sepanjang sekitar 1 kilometer untuk mempermudah mobilisasi hasil produksi.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sherly menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk memfasilitasi dukungan teknis dan peralatan, dengan tetap melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah desa.

“Pemerintah provinsi akan meminjamkan alat berat. Pemerintah desa nanti duduk bersama untuk membahas kebutuhan BBM dan lahan sirtu bagi pembangunan jalan tani,” ujar Sherly di hadapan warga.

Selain infrastruktur, persoalan pemasaran hasil produksi juga menjadi perhatian utama. Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyatakan kesiapan untuk memperkuat akses pasar dan mendorong hilirisasi produk, termasuk rencana pembangunan rumah produksi gula aren serta pelatihan peningkatan kualitas produksi yang dijadwalkan pada tahun 2026.

Secara keseluruhan, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah memfasilitasi program Perhutanan Sosial seluas kurang lebih 306 ribu hektare, yang melibatkan sekitar 49 ribu kepala keluarga.

Dukungan yang diberikan meliputi penataan batas areal, penyediaan alat ekonomi produktif (AEP), serta pendampingan kelembagaan. Pada tahun 2026, pemerintah juga menargetkan pengembangan agroforestri seluas sekitar 400 hektare.

Gubernur Sherly menegaskan bahwa program Perhutanan Sosial tidak boleh berhenti pada pemberian izin semata.

Menurutnya, keberhasilan program ini harus ditandai dengan penguatan kelembagaan kelompok, peningkatan usaha dan pemasaran, serta dukungan infrastruktur yang memadai, sehingga benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru