Modus Baru! Sindikat Penipu Catut Nama Kapolda dan Kejati Malut untuk Gasak Uang Korban

- Wartawan

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndinesi.id – Sindikat penipuan yang mencatut nama pejabat di provinsi Maluku Utara kembali marak beraksi. Nama Kapolda hingga Kejati dicatur untuk memuluskan aksi penipuan.

Informasi yang dihimpun, seorang warga Malut bernama Muhammad Ali menjadi korban penipuan dari seseorang yang mencatut nama Kapolda Malut .

Korban diminta mengirimkan uang sebesar Rp 100 juta ke nomor rekening 001901166646503 BRI atas nama Tommy Gre Siando. Uang tersebut dikirim secara bertahap sebesar Rp 50 juta, Rp 40 juta, dan Rp 10 juta pada Minggu (7/12/2025) sore.

Selain itu, ada pula penipuan dengan modus korban diiming-imingi informasi palsu berupa adanya lelang mobil Toyota Alphard seri terbaru senilai Rp 850 juta. Kendaraan ini disebut sebagai barang tarikan Kejati Malut. Seorang pengusaha Malut bahkan nyaris menjadi korban lewat modus ini.

Korban penipuan juga diminta mengakses link https://iasc.ojk.go.id/ dan mengisi data yang diminta. Usai mengisi, nomor rekening penipu langsung terblokir agar tak mudah dilacak.

Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono mengungkapkan, pihaknya telah menerima informasi modus penipuan tersebut. Ia bilang, sindikat penipuan itu sengaja beroperasi pada hari libur.

“Yang jadi masalah adalah kalau hari libur, petugasnya tidak ada yang stand by di kantor OJK maupun bank. Dan para penipu tahu hal itu makanya mereka melakukan penipuan ketika hari libur,” ungkapnya.

Waris pun mengimbau warga agar tidak langsung percaya dengan informasi lelang maupun permintaan uang dari pihak-pihak tak dikenal yang mengaku sebagai pejabat tertentu. Ia mewanti-wanti warga melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum mengirim dana ke pihak yang tak dikenal.

“Jika ada yang terlanjur menjadi korban penipuan, silakan melapor ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) atau Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan. Kami mohon berhati-hati dan bijaksana tiap kali melakukan transaksi keuangan apapun,” tandasnya.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru