AMPUH Soroti Kinerja Kepala SDN 80 Ternate. Sarana Pendidikan Memprihatinkan, Dana BOS Dipertanyakan

- Wartawan

Senin, 4 Agustus 2025 - 08:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Pulau Hiri – HabarIndonesia. Kondisi sarana dan prasarana di SD Negeri 80 Kota Ternate, Kecamatan Pulau Hiri, Kelurahan Togolobe kembali menuai sorotan tajam. Minimnya fasilitas dasar yang semestinya menjadi prioritas, dinilai sebagai bentuk kelalaian dari At Saleh S.Pd, kepala sekolah yang menjabat sejak 2022.

Sejumlah guru mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan soal rusaknya alat peraga olahraga seperti bola voli, net, hingga alat lingkar, yang kini tak tersedia sama sekali. Papan nama sekolah yang rusak pun belum diganti hingga saat ini.

“Kami sudah sampaikan berkali-kali, tapi tidak ada tindakan. Ini sangat mengganggu proses belajar mengajar,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Sorotan tajam juga datang dari Aliansi Masyarakat Peduli Hiri (AMPUH). Rian Momole, Koordinator AMPUH, mempertanyakan transparansi penggunaan Dana BOS.

Ia menyebut, hingga kini sekolah tidak memiliki jaringan internet yang aktif, padahal kotak jaringan IndiHome telah terpasang sejak lama.

“Setiap asesmen, guru dan siswa harus nebeng WiFi di SMP 10. Ini sangat menyulitkan,” tegas Rian.

Ia menambahkan, keberadaan internet sudah menjadi kebutuhan pokok dalam pendidikan era digital. Ketiadaan fasilitas tersebut dinilai sebagai bentuk pembiaran terhadap ketertinggalan siswa.

“Dana BOS bukan untuk disimpan, tapi untuk mendukung pembelajaran. Kalau tidak digunakan sebagaimana mestinya, itu melemahkan potensi generasi,” ujarnya.

Tak hanya itu, guru juga mengeluhkan minimnya meja belajar di kelas IV yang membuat siswa harus bergantian. Meja dari ruang lain bahkan terpaksa dipindahkan, meskipun ruang tersebut juga kekurangan. Buku pelajaran pun sangat terbatas. Delapan siswa harus bergantian menggunakan satu buku.

“Kami hanya ingin siswa bisa belajar layak, tapi kepala sekolah malah menyalahkan kami,” keluh guru lainnya yang enggan disebutkan namanya.

Ironisnya, kepala sekolah menolak partisipasi sekolah dalam kegiatan gerak jalan 17 Agustus dengan alasan “buang-buang uang”. Sikap tersebut dinilai arogan dan tidak mencerminkan semangat nasionalisme. Struktur organisasi sekolah pun belum diperbarui, padahal kepala sekolah saat ini sudah menjabat sejak 2022.

Menanggapi kondisi tersebut, AMPUH mendesak Dinas Pendidikan Kota Ternate untuk segera melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepala sekolah.

“Kalau kepala sekolah tak mampu memimpin dan tidak bisa memprioritaskan kebutuhan siswa dan guru, lebih baik diganti. Pendidikan adalah soal masa depan bangsa,” pungkas Rian.

(Apot)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru