Simbol Kemewahan Berubah Jadi Bangkai Beton! PMII. Ada Kejahatan di Balik Proyek Plaza Gamalama

- Wartawan

Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Bangunan megah Plaza Gamalama Modern di jantung Kota Ternate kembali menyita perhatian publik. Pasalnya, bagian gedung yang dikenal menelan anggaran fantastis senilai Rp 92,5 miliar ini roboh diterpa angin kencang pada Jumat (18/07/2025), hanya beberapa tahun setelah diresmikan.

Robohnya panel bangunan memperkuat dugaan bahwa proyek ini bermasalah sejak awal. Sabtu, 19/07/25.

Peristiwa itu langsung memicu reaksi keras dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Ternate. Ketua Cabang PMII, Riyan Sula, menilai pembangunan Plaza Gamalama Modern penuh dengan kejanggalan sejak dimulai tahun 2017 hingga peresmiannya pada 2021.

“Bangunan ini dari awal tidak pernah berfungsi maksimal. Bahkan sampai sekarang tidak jelas mau difungsikan untuk apa,” tegas Riyan.

Menurutnya, Pemkot Ternate terlihat kebingungan menentukan nasib bangunan tersebut.

“Sempat ada wacana mau dijadikan rumah sakit, tapi sampai hari ini tak ada kepastian. Kalau mau dijadikan RS, konstruksinya pun harus dikaji ulang karena desain awalnya bukan untuk itu,” ujar Riyan menyindir ketidaksiapan pemerintah daerah dalam pengelolaan aset publik.

Riyan juga menyoroti kualitas bangunan yang menurutnya tidak sebanding dengan besarnya anggaran. Ia mempertanyakan kualitas pekerjaan kontraktor proyek tersebut.

“ACP-nya saja ambruk hanya karena angin. Ini sangat memalukan dan patut dicurigai. Dengan anggaran hampir Rp 100 miliar, seharusnya tidak ada kejadian seperti ini,” tambahnya.

Lebih jauh, PMII Cabang Ternate secara tegas mendesak Kejaksaan Negeri Ternate untuk turun tangan memeriksa semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Plaza Gamalama.

“Kami menduga ada unsur kecurangan dan kelalaian. Maka kami minta kejaksaan segera memanggil dan memeriksa kontraktor serta pihak terkait,” seru Riyan.

Ia juga mengatakan, Bangunan yang dulunya diharapkan menjadi ikon baru pusat perdagangan Kota Ternate itu kini berubah menjadi simbol pemborosan anggaran dan buruknya tata kelola proyek daerah.

Riyan selaku Ketua Cabang PMII, menegaskan bahwa jika tak ada tindak lanjut hukum, mereka siap menggelar aksi besar untuk mengawal penegakan keadilan atas proyek bermasalah tersebut.

(Agis)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru