Nelayan Fitu Keluhkan Cuaca Ekstrem dan Sulitnya BBM Subsidi Saat Reses Ghifari Bopeng

- Wartawan

Kamis, 17 September 2026 - 16:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Ternate dari Partai NasDem, Muhammad Ghifari Bopeng, saat melaksanakan reses di Kelurahan Fitu. Rabu (16/9/2026). Dok. Arif

Anggota DPRD Kota Ternate dari Partai NasDem, Muhammad Ghifari Bopeng, saat melaksanakan reses di Kelurahan Fitu. Rabu (16/9/2026). Dok. Arif

TERNATE, HabarIndonesia.id – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Ternate berdampak langsung terhadap aktivitas nelayan di Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan. Gelombang tinggi dan angin kencang membuat nelayan mengurangi aktivitas melaut demi keselamatan.

Persoalan tersebut disampaikan sejumlah nelayan kepada anggota DPRD Kota Ternate dari Partai NasDem, Muhammad Ghifari Bopeng, saat melaksanakan reses di Kelurahan Fitu, Rabu (16/9/2026).

Nelayan mengaku kondisi cuaca yang tidak menentu membuat pendapatan mereka ikut terdampak. Ketika tidak dapat melaut, penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga pun terhenti.

Selain cuaca, nelayan juga mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM subsidi. Padahal, ketersediaan BBM menjadi kebutuhan utama untuk menunjang operasional melaut. Kondisi tersebut dinilai menambah beban biaya bagi nelayan.

Dalam pertemuan itu, sejumlah nelayan juga menyampaikan apresiasi kepada Ghifari Bopeng atas bantuan rumpon yang diberikan kepada kelompok nelayan pada tahun sebelumnya.

“Terima kasih kepada Pak Dewan karena tahun kemarin sudah membantu kami dengan rumpon. Kami berharap ke depan perhatian terhadap kesejahteraan nelayan di Fitu terus diberikan,” ujar salah satu nelayan Warga fitu.

Lanjutnya, mereka juga berharap bantuan serupa dapat kembali diberikan kepada kelompok nelayan lainnya yang hingga kini masih membutuhkan dukungan.

Mereka meminta pemerintah, melalui anggota DPRD, terus memperhatikan kebutuhan nelayan agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak kelompok.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ghifari mengatakan seluruh masukan masyarakat akan dicatat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD Kota Ternate maupun dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Menurutnya, persoalan cuaca dan ketersediaan BBM subsidi merupakan hal penting bagi nelayan karena berkaitan langsung dengan mata pencaharian dan keberlangsungan ekonomi keluarga.

“Reses ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan,” kata Ghifari.

Ia juga menegaskan bahwa aspirasi terkait bantuan untuk kelompok nelayan lainnya akan menjadi perhatian, sehingga dukungan pemerintah dapat diberikan secara lebih luas dan tepat sasaran.

Bagi nelayan Fitu, mereka berharap forum reses tidak berhenti sebagai tempat menyampaikan keluhan, tetapi menjadi pintu masuk bagi hadirnya kebijakan dan bantuan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat pesisir. (*)

Berita Terkait

Hasby Yusuf Minta TKD Jangan Dipangkas, DBH Jangan di Tahan, itu Hak Daerah
Rudini Madjid Optimistis Menangkan Konfercab V GP Ansor Kota Ternate
Bawa Aspirasi Pendidikan dan Kesehatan, DPRD Ternate Temui Komite III DPD RI
Hasby Yusuf Salurkan Bantuan Al-Qur’an, Iqra dan Sarung untuk Warga Desa Goro-Goro
DPRD Halsel Bongkar Polemik Kusu Island Resort, Pengelola Bakal Dipanggil
Zulkifli Hasan Lantik Pengurus PAN Maluku Utara, Kasman Instruksikan Kader Kerja Politik Ekstra
KPU Halsel dan Pemda Teken NPHD Non-Tahapan Pemilihan 2026 Senilai Rp264,488 Juta
ADD Desember 2025 di Morotai Belum Cair, Kepala BKAD Belum Beri Penjelasan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIT

KSOP Ternate Gelar Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026, Ini Arahan Menhub untuk Insan Perhubungan

Kamis, 10 September 2026 - 20:07 WIT

Bongkar Muat Peti Kemas Pelabuhan Ahmad Yani Ternate Tumbuh hingga 5 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:09 WIT

Pasokan Ikan Cakalang Menurun, Zona Tangkap Makin Jauh Tekan Stok Ikan di Ternate

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:50 WIT

Di Dasar Laut Morotai berkibar Sang Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:10 WIT

Rp7,4 Miliar Nilai 24.799 Mutiara, Legalitas PT Karya Alam Bahari Dipertanyakan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:59 WIT

Kapal Bitung Ditemukan Berlabuh di Perairan Morotai, Tim Gabungan Dalami Dugaan Pelanggaran Jalur Tangkap

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:39 WIT

Kapal Jaring Bitung Ditemukan Berlabuh di Tanjung Gorango, DKP Malut Dalami Dugaan Aktivitas di Bawah 12 Mil

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:47 WIT

DKP Malut dan Polairud Patroli Perairan Morotai, Sikapi Illegal Fishing dan Destructive Fishing

Berita Terbaru