Pengeroyokan Brutal Dua Pemuda Oha, 12 Nama Pelaku Sudah Dikantongi, tapi Polisi Diam?

- Wartawan

Selasa, 15 April 2025 - 08:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia. Kasus pengeroyokan sadis terhadap dua pemuda Desa Oha, Zulkarnain Mubin dan Rizal Basir, kini menjadi sorotan tajam publik Halmahera Selatan, Selasa 15/04/25.

Peristiwa yang terjadi saat keduanya pulang kampung dari Ternate melalui jalur darat ini menyisakan luka mendalam bukan hanya fisik, tapi juga keadilan yang belum ditegakkan.

Sesampainya di Desa Balitata, keduanya disergap secara tiba-tiba oleh seorang pria bernama Isra yang diduga kuat menjadi otak pengeroyokan.

Tanpa peringatan, belasan orang ikut serta melakukan kekerasan brutal. Akibatnya, kedua korban mengalami luka parah, bahkan sempat dalam kondisi kritis.

Mereka tidak mampu makan dan hanya diberi makanan melalui pipet karena rahang yang tak bisa membuka akibat pemukulan kejam.

Pada 29 Maret 2025, keluarga korban secara resmi melapor ke pihak Polres Halmahera Selatan, disertai bukti visum yang memperkuat dugaan tindak pidana.

Yang mengejutkan, meski telah menyerahkan 12 nama pelaku yang disebutkan dalam laporan, hingga saat ini belum ada satu pun yang ditahan.

“Ini sungguh keterlaluan. Penanganan kasus ini sangat lamban. Kalau tidak ada tindakan tegas, jangan salahkan warga kalau nanti mengambil sikap sendiri,” ujar Fatharuddin Daud, perwakilan keluarga korban dengan nada geram.

Lebih memilukan, semua pelaku masih bebas berkeliaran. Tidak ada rasa takut, tidak ada penyesalan. Situasi ini membuat hubungan antarwarga dua desa semakin memanas, dan bisa berujung pada konflik horizontal jika dibiarkan berlarut.

Keluarga Korban kini menunggu, apakah pihak Polres Halsel akan berdiri tegak di atas keadilan, atau terus tenggelam dalam keraguan dan ketidaktegasan, Kepercayaan publik dipertaruhkan.

“Ini bukan hanya soal dua korban. Ini soal rasa aman warga. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” Tutup Fatharuddin.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru