HALTIM – HabarIndonesia.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, mempertanyakan keseriusan Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan pembangunan Masjid Raya Desa Waci yang hingga kini belum juga rampung meski telah berjalan selama kurang lebih 15 tahun.
Pertanyaan tersebut disampaikan Anggota DPRD Halmahera Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Kriston Batawi, saat menyampaikan hasil reses. Senin 02/02/26.
Ia menilai, lamanya waktu pembangunan menunjukkan belum adanya komitmen yang jelas dari pemerintah daerah untuk menuntaskan fasilitas ibadah yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Menurut Kriston, waktu 15 tahun merupakan rentang yang terlalu panjang untuk sebuah proyek pembangunan masjid. Kondisi itu, kata dia, seharusnya menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah.
“Selama ini pembangunan masjid belum juga selesai. Ini yang kemudian dipertanyakan masyarakat, sejauh mana keseriusan pemerintah daerah,” ujarnya.
Selain Masjid Raya Desa Waci, Kriston juga menyoroti pembangunan Masjid Desa Maba Sangaji yang dinilai sama-sama membutuhkan perhatian dan dukungan anggaran melalui bantuan hibah khusus.
Tak hanya sektor keagamaan, ia turut menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat lainnya dalam hasil reses DPRD Dapil I, di antaranya peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta penyediaan layanan komunikasi yang memadai di wilayah tersebut.
Kriston berharap Pemerintah Daerah dapat segera mengambil langkah konkret agar pembangunan masjid dan pemenuhan aspirasi masyarakat lainnya dapat direalisasikan secara bertahap dan tepat sasaran.
“Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan sudah seharusnya menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.
(M.Dzarik)














