Rela Basah Kuyup Demi Bupati, Warga Kawalo-Woyo Pulang Kecewa

- Wartawan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 04:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TALIABU – HabarIndonesia. Hujan deras tak menyurutkan langkah warga Desa Kawalo dan Desa Woyo, Kecamatan Taliabu Barat, untuk menyuarakan harapan mereka langsung ke Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus.

Mereka datang dengan semangat membawa petisi berisi tuntutan infrastruktur dasar. Namun, perjuangan yang rela membuat mereka basah kuyup itu harus berakhir dengan kekecewaan: sang Bupati tak kunjung menemui mereka.

Pada Senin (18/8/2025), dua unit mobil pick-up membawa rombongan perwakilan warga dari dua desa menuju Bobong, ibu kota kabupaten. Setibanya di rumah jabatan (rujab) Bupati, mereka hanya disambut oleh ajudan dan Kepala Badan Kesbangpol, Sutomo Teapon. Menurut keterangan keduanya, Bupati tidak bisa menemui warga karena sedang sakit.

Ironisnya, menurut Masno, salah satu warga Desa Kawalo, malam sebelum kedatangan warga, Bupati diketahui sempat keluar rumah untuk meninjau kondisi jembatan di Desa Ratahaya yang hampir roboh. Fakta ini memicu pertanyaan dan kekecewaan di kalangan warga, yang telah menempuh perjalanan panjang demi menyerahkan aspirasi secara langsung.

“Kami bawa petisi, tandatangan dari semua unsur masyarakat dua desa. Tapi sampai di rujab, kami cuma disuruh bertemu ajudan. Katanya Ibu Bupati sakit, padahal malamnya beliau masih sempat turun lapangan,” ungkap Masno.

Petisi yang dibawa warga berisi tiga tuntutan utama:
1. Perbaikan Jalan Gunung Sampe,
2. Pembuatan Bak Penampung Air Bersih di Lipumena,
3. Pembangunan Jembatan di Telaga Likitobi.

Ia menyebut petisi ini bukan datang tiba-tiba. Menurut mereka, sebelumnya telah ada komunikasi dengan pihak Bupati, bahkan mendapat arahan untuk membuat video dokumentasi kerusakan jalan, jembatan, dan fasilitas air bersih sebagai bahan pelengkap. Harapan besar pun ditaruh pada momentum penyerahan langsung petisi tersebut.

“Kami bukan mau demo, kami datang baik-baik, bawa harapan. Tapi akhirnya cuma diterima Kaban Kesbangpol. Kami dijanjikan akan dihubungi kembali kalau Ibu Bupati sudah sehat dan siap bertemu. Tapi belum tahu kapan, mungkin tergantung suasana hati beliau,” tambah Masno.

Meski merasa tak dihargai, Masno tetap menyerahkan petisi resmi tersebut melalui Kaban Kesbangpol. Mereka berharap Pemkab segera menanggapi tuntutan yang mereka sebut sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam isi petisi yang ditandatangani oleh masyarakat umum, unsur adat, tokoh agama, Pj Kepala Desa, BPD, dan Badan Syarah kedua desa, mereka menyatakan bahwa suara mereka adalah representasi rakyat yang tidak boleh diabaikan.

“Kami tidak minta banyak. Cukup penuhi tiga tuntutan yang menyentuh kebutuhan pokok masyarakat. Itu saja sudah cukup bagi kami,” tutup Masno.

Kini, harapan tertinggal di balik gerbang rumah jabatan. Sementara warga Kawalo dan Woyo kembali ke desa mereka, basah kuyup bukan hanya karena hujan, tapi juga oleh rasa kecewa yang mendalam.

(Aldi Soamole)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:57 WIT

Peringati Hari Santri 2026, Wabup Helmi Ajak Santri Halsel Unggul dalam Ilmu dan Akhlak

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru