Presiden RI Resmikan KEK Industri Batang, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja

- Wartawan

Jumat, 21 Maret 2025 - 05:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG–HabarIndonesia. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, yang merupakan KEK terbesar milik BUMN dengan luas mencapai 4.300 hektare.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

KEK Industropolis Batang dirancang sebagai kawasan industri terintegrasi yang mencakup sektor manufaktur, logistik, hingga pariwisata. Sejak pertama kali dibuka pada tahun 2022, kawasan ini telah menarik 28 tenant dengan total investasi sebesar Rp 17,92 triliun.

Dari jumlah tersebut, saat ini 7 tenant telah beroperasi, 7 lainnya sedang dalam tahap konstruksi, dan 14 tenant masih dalam proses perencanaan. Diperkirakan, lebih dari 7.000 tenaga kerja akan terserap hingga Maret 2025.

Dengan perubahan status menjadi KEK, Industropolis Batang diharapkan mampu mempercepat arus investasi, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing industri nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Kemiskinan harus dihilangkan dari bumi Indonesia. Indonesia terbuka dan butuh partisipasi, butuh investasi, serta kerja sama yang saling menguntungkan. Hanya dengan kolaborasi dan kerja keras, kita bisa membangun kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya pada peresmian KEK Industropolis Batang, Kamis (20/3/2025).

Peresmian KEK Industropolis Batang ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan investasi, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan adanya KEK ini, diharapkan Jawa Tengah semakin menarik bagi para investor dan berkontribusi dalam memperkuat perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

 

(Autiya Nila Agustina)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:57 WIT

Peringati Hari Santri 2026, Wabup Helmi Ajak Santri Halsel Unggul dalam Ilmu dan Akhlak

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru