Kisruh PPDB di SMA Negeri 1 Ternate, Orang Tua Siswa Kecewa, Nama Anak Diganti dan Data Tidak Sesuai

- Wartawan

Rabu, 2 Juli 2025 - 08:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Kota Ternate tahun ajaran 2025/2026 menuai sorotan tajam dari sejumlah orang tua siswa.

Mereka mengaku kecewa karena banyak kejanggalan dalam sistem pendaftaran, mulai dari data tidak sesuai, nama yang tiba-tiba hilang, hingga proses verifikasi yang dinilai tidak transparan. Rabu (2/7/2025), media menelusuri langsung ke lokasi dan menemukan berbagai pengakuan mengejutkan dari para orang tua.

Salah satu wali murid, Ibu Eka, mengaku ditolak pihak sekolah dengan alasan kekurangan berkas, meski merasa telah memenuhi seluruh persyaratan.

“Saya ikut jalur zonasi, karena rumah kami dekat dengan sekolah. Tapi pihak sekolah bilang berkas kartu keluarga saya tidak lengkap, padahal saya sudah unggah sesuai petunjuk,” ujar Ibu Eka dengan nada bingung.

Lebih mencengangkan lagi, seorang ibu yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa nama anaknya sempat hilang dari daftar meski sebelumnya dinyatakan lulus.

“Kami ikut jalur zonasi. Setelah kami cek, nama anak saya digantikan dengan nama orang lain. Kalau tidak dicek langsung, mungkin anak saya benar-benar tidak akan diterima,” jelasnya.

Ibu tersebut juga menambahkan bahwa ada lebih dari empat siswa yang mengalami kejadian serupa.

“Setidaknya saya tahu ada empat sampai enam orang tua lain yang anaknya tiba-tiba tidak ada di daftar. Ini sudah sangat merugikan kami sebagai warga sekitar,” tambahnya.

Kekecewaan serupa disampaikan oleh Ibu Kartini, yang mendaftarkan anaknya ke dua sekolah sekaligus.

“Anak saya daftar ke SMA 8 dan SMA 1, tapi tidak lulus di keduanya. Padahal kami ikut jalur zonasi. Saat saya tanyakan, pihak SMA 1 menyuruh saya menghubungi Dinas Pendidikan Provinsi, karena katanya dinas yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Menurut Ibu Kartini, ia sempat menghubungi admin sekolah lewat WhatsApp, namun tidak mendapatkan tanggapan.

“Awalnya dia bilang mau riset dulu. Tapi setelah itu pesan saya tidak dibalas lagi sampai sekarang,” katanya dengan nada kecewa.

Beberapa orang tua juga mempertanyakan kejanggalan dalam sistem seleksi. “Ada siswa dengan nilai akhir rendah bisa lulus, sedangkan siswa lain yang rumahnya dekat dan nilainya lebih tinggi justru tidak diterima. Ini bukan hanya masalah satu-dua orang tua, banyak yang mengeluhkan hal yang sama,” tutur Ibu Kartini.

Kasus ini membuka dugaan adanya ketidakwajaran dalam proses PPDB SMA Negeri 1 Ternate. Kartini berharap, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara segera turun tangan untuk melakukan audit menyeluruh dan memberikan kejelasan agar tidak terjadi ketidakadilan dalam dunia pendidikan.

(Agis)

 

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:15 WIT

MASATAWA Makian Barat Peringati Hari Santri Nasional 2026, Dorong Santri Berilmu dan Berakhlak Mulia

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru