Kematian Gantung Diri Waida Masud Diduga Tak Wajar, Keluarga Laporkan Kejanggalan ke Polsek Ibu

- Wartawan

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALBAR – HabarIndonesia. Warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Ibu, digemparkan oleh peristiwa tragis yang menimpa Waida Masud, seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri pada Sabtu, 19 Juli 2025 lalu.

Namun, kematian Waida menyisakan banyak tanda tanya dan memunculkan dugaan kuat bahwa peristiwa ini bukan sekadar aksi bunuh diri biasa. Kamis, 31/07/25.

Pihak keluarga menilai ada kejanggalan yang mencurigakan dalam kasus ini. Mereka resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ibu, agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami dari keluarga sudah buat laporan ke Polsek Ibu untuk ditindaklanjuti. Selanjutnya kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk mencari tahu apa sebabnya saudari kami mengakhiri hidupnya,” ujar Mahfud Masud, salah satu anggota keluarga korban kepada media HabarIndonesia.id .

Kecurigaan keluarga semakin menguat lantaran sikap mencurigakan dari suami korban, Karjo Talib. Menurut Mahfud, sebelum kejadian tragis itu terjadi, Karjo telah memisahkan anak dari korban dan bahkan menghubungi Ahmad Masud kakak kandung Waida untuk datang menjemput sang istri.

“Saudari punya salah apa, hingga saudara Karjo menjauhkan anak dari ibunya. Ini sungguh tidak masuk akal,” ucap Mahfud dengan nada emosional.

Kejanggalan tidak berhenti di situ. Mahfud menyebut, pada Rabu, 16 Juli 2025, tiga hari sebelum kejadian, Karjo menelpon keluarga korban dan meminta agar mereka datang ke Desa Kampung Baru untuk menjemput Waida. Permintaan itu dianggap aneh dan menjadi pemantik kecurigaan mendalam dari keluarga besar.

“Kami yakin ada sesuatu yang disembunyikan. Tidak mungkin permintaan semacam itu muncul tiba-tiba tanpa alasan jelas,” tambah Mahfud.

Atas dasar itulah, Mahfud mendesak pihak kepolisian agar segera melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mereka menuntut aparat hukum untuk mengusut tuntas penyebab kematian Waida, termasuk memeriksa semua saksi serta orang-orang terdekat almarhumah, terutama suaminya.

“Ini bukan sekadar tragedi biasa. Kami minta penyelidikan mendalam. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” tegas Mahfud.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Ibu belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai hasil awal penyelidikan. Namun laporan dari keluarga telah diterima, dan proses pendalaman kasus akan berjalan paska Terima laporn dari keluarga korban.

(Apot)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:57 WIT

Peringati Hari Santri 2026, Wabup Helmi Ajak Santri Halsel Unggul dalam Ilmu dan Akhlak

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru