Harga Bawang, Rica, dan Tomat di Ternate Naik, Pedagang Keluhkan Mahalnya Biaya Transportasi

- Wartawan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Jualan Pedagang, Bawang, Cabai (Rica), dan Tomat (Barito) di Pasar Higienis Kota Ternate. Rabu, (28/10/26). Dok. Agis.

Foto Jualan Pedagang, Bawang, Cabai (Rica), dan Tomat (Barito) di Pasar Higienis Kota Ternate. Rabu, (28/10/26). Dok. Agis.

TERNATE, HabarIndonesia.id – Harga bawang, cabai (rica), dan tomat (Barito) di Kota Ternate mengalami kenaikan. Memasuki Oktober hingga November 2026, harga sejumlah komoditas tersebut terus meningkat, terutama untuk cabai dengan kualitas yang lebih baik.

Boss Gode, salah satu pedagang Barito di Pasar Higienis Kota Ternate, mengatakan kenaikan harga terjadi pada sejumlah komoditas, seperti bawang merah, bawang putih, cabai nona, cabai keriting, dan tomat.

“Harga bawang, rica, dan tomat sudah naik. Apalagi kalau kualitasnya bagus, harganya bisa lebih tinggi lagi,” kata Gode saat diwawancarai media, Rabu (28/10/2026).

Ia menjelaskan, sekitar dua bulan sebelumnya, harga cabai nona masih berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Namun, memasuki Oktober, harga cabai mengalami kenaikan hingga mencapai Rp160.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing mencapai Rp50.000 per kilogram. Adapun cabai nona dan cabai keriting dijual dengan harga Rp160.000 per kilogram, sedangkan tomat dibanderol Rp20.000 hingga Rp24.000 per kilogram.

Menurut Gode, pasokan cabai yang dijualnya berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, melalui pengepul. Sementara itu, bawang didatangkan dari Kota Manado, Sulawesi Utara.

Ia mengakui, kenaikan harga tersebut turut membebani konsumen. Pembeli harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kenaikan harga rica, bawang, dan tomat ini tentu terasa mahal bagi pelanggan. Mereka harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Gode berharap harga komoditas Barito di Kota Ternate dapat kembali turun agar masyarakat tidak terus mengeluhkan mahalnya harga bahan pangan.

Ia menambahkan, ketersediaan barang sebenarnya masih ada. Namun, harga dari daerah asal pasokan, khususnya Makassar, turut memengaruhi harga jual di Ternate. Selain itu, tingginya biaya transportasi juga menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga.

Menurutnya, biaya pengiriman menggunakan pesawat kargo saat ini mencapai sekitar Rp43.000 per kilogram. Sementara itu, pengiriman melalui jalur laut membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat hari untuk tiba di Ternate.

“Kami sudah menggunakan transportasi pesawat sejak 2018 sampai sekarang karena aksesnya lebih cepat. Kualitas barang juga tetap bagus dan segar saat tiba di Ternate,” tutup Boss Gode.

(Agis).

Berita Terkait

Semangat Sumpah Pemuda Jadi Inspirasi Insan BRILian Ternate untuk Mengabdi kepada Bangsa
Tingkatkan Layanan Digital, BRI KC Ternate Hadirkan Mesin Self Service Banking (SSB) atau Digital CS
BRI Hadirkan Kapal Teras Bahtera Seva II, Permudah Akses Layanan Perbankan di Kepulauan Maluku Utara
SAMURAI Minta Pemprov Malut Usut Dugaan Permainan Harga Kelapa dan Lindungi Petani Halut
BRI Cabang Ternate Sosialisasikan Layanan QLola dan Pinjaman Multiguna kepada Pegawai Kejati Maluku Utara
BRI Ternate Buka Kesempatan Magang bagi Lulusan Muda melalui BRILiaN Internship Program
BRI dan Dinas Perikanan Halbar Salurkan Kartu KUSUKA, Dorong Pemberdayaan Pelaku Usaha Pesisir
Sekda Haltim Tekankan Empat Kunci Pengendalian Inflasi, Harga, Pasokan, Distribusi dan Komunikasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:26 WIT

Refleksi Sumpah Pemuda di UMMU, Tiga HMPS di Fisip Soroti Matinya Gerakan Kaum Muda

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:38 WIT

Hari Pertama Pelaksanaan TKA di SMA Negeri 3 Kota Ternate Berjalan dengan Tertib

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:59 WIT

Mubes XI dan Dialog Publik HMPS Sosiologi UMMU Soroti Peran Mahasiswa dalam Kehidupan Intelektual Kampus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:15 WIT

MASATAWA Makian Barat Peringati Hari Santri Nasional 2026, Dorong Santri Berilmu dan Berakhlak Mulia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:57 WIT

Peringati Hari Santri 2026, Wabup Helmi Ajak Santri Halsel Unggul dalam Ilmu dan Akhlak

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Berita Terbaru