TERNATE, HabarIndonesia.id – Harga bawang, cabai (rica), dan tomat (Barito) di Kota Ternate mengalami kenaikan. Memasuki Oktober hingga November 2026, harga sejumlah komoditas tersebut terus meningkat, terutama untuk cabai dengan kualitas yang lebih baik.
Boss Gode, salah satu pedagang Barito di Pasar Higienis Kota Ternate, mengatakan kenaikan harga terjadi pada sejumlah komoditas, seperti bawang merah, bawang putih, cabai nona, cabai keriting, dan tomat.
“Harga bawang, rica, dan tomat sudah naik. Apalagi kalau kualitasnya bagus, harganya bisa lebih tinggi lagi,” kata Gode saat diwawancarai media, Rabu (28/10/2026).
Ia menjelaskan, sekitar dua bulan sebelumnya, harga cabai nona masih berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Namun, memasuki Oktober, harga cabai mengalami kenaikan hingga mencapai Rp160.000 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing mencapai Rp50.000 per kilogram. Adapun cabai nona dan cabai keriting dijual dengan harga Rp160.000 per kilogram, sedangkan tomat dibanderol Rp20.000 hingga Rp24.000 per kilogram.
Menurut Gode, pasokan cabai yang dijualnya berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, melalui pengepul. Sementara itu, bawang didatangkan dari Kota Manado, Sulawesi Utara.
Ia mengakui, kenaikan harga tersebut turut membebani konsumen. Pembeli harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kenaikan harga rica, bawang, dan tomat ini tentu terasa mahal bagi pelanggan. Mereka harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli kebutuhan tersebut,” jelasnya.
Gode berharap harga komoditas Barito di Kota Ternate dapat kembali turun agar masyarakat tidak terus mengeluhkan mahalnya harga bahan pangan.
Ia menambahkan, ketersediaan barang sebenarnya masih ada. Namun, harga dari daerah asal pasokan, khususnya Makassar, turut memengaruhi harga jual di Ternate. Selain itu, tingginya biaya transportasi juga menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga.
Menurutnya, biaya pengiriman menggunakan pesawat kargo saat ini mencapai sekitar Rp43.000 per kilogram. Sementara itu, pengiriman melalui jalur laut membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat hari untuk tiba di Ternate.
“Kami sudah menggunakan transportasi pesawat sejak 2018 sampai sekarang karena aksesnya lebih cepat. Kualitas barang juga tetap bagus dan segar saat tiba di Ternate,” tutup Boss Gode.
(Agis).






