GPM Desak Kejati Malut Usut Dugaan Korupsi 22 IUP. Maluku Utara Jangan Jadi Surga Para Mafia Tambang

- Wartawan

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis (DPD GPM) Maluku Utara melontarkan kritik tajam terhadap Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut yang dinilai lamban dan lemah dalam mengusut dugaan korupsi penerbitan 22 Izin Usaha Pertambangan (IUP) oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Maluku Utara.

Ketua DPD GPM Malut, Bung Tono, menyoroti bahwa meski sejumlah pejabat sudah dipanggil dan diperiksa, termasuk mantan Kadis PMPTSP Bambang Hermawan di kantor Kejati Malut, hingga kini belum ada kejelasan mengenai tindak lanjut kasus tersebut.

“Ini mencederai kepercayaan publik dan memperlihatkan lemahnya komitmen Kejati Malut dalam memberantas korupsi di sektor tambang,” ujarnya kepada awak media Jumat (04/07/25).

Bung Tono menilai, lambannya progres penanganan kasus tersebut memperkuat kecurigaan publik bahwa ada upaya pembiaran terhadap mafia tambang yang terus merongrong kekayaan alam Maluku Utara.

“Malut jangan jadi surga impunitas bagi para pembegal SDA. Kami tak akan diam,” tambahnya.

Adapun 22 perusahaan yang diduga terlibat dalam penerbitan IUP bermasalah itu antara lain PT Alfa Fortuna Mulia, PT Halmahera Jaya Mining, PT Halmahera Sukses Mineral, PT Mega Haltim, PT Trimega Bangun Persada, PT Budhy Jaya Mineral, PT Karya Wijaya, hingga CV Orion Jaya.

Banyak dari perusahaan ini memiliki nama ganda dan tumpang tindih lokasi operasi, memperkuat dugaan pelanggaran administratif dan pidana.

GPM Malut juga meminta agar Kejati segera memanggil kembali semua pihak yang bertanggung jawab, termasuk oknum pejabat yang pernah menjabat di PMPTSP Malut, guna dimintai pertanggungjawaban hukum.

“Jangan tunggu tekanan publik makin besar baru bertindak. Rakyat sudah muak dengan janji kosong!” seru Bung Tono.

Lebih jauh, GPM Malut menuntut Inspektur Tambang dan Kementerian ESDM mencabut seluruh IUP yang bermasalah tersebut.

Mereka juga secara tegas meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk segera turun tangan dan mengambil alih penanganan perkara ini dari Kejati Malut.

“Kalau Kejati tak sanggup, biar KPK yang bersihkan sarang mafia ini,” pungkasnya.

GPM Malut menegaskan, tren persoalan pertambangan dan kerusakan lingkungan di Maluku Utara bukan lagi isu biasa, tetapi sudah menjadi darurat ekologis dan hukum.

Mereka berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan dan pihak-pihak yang merusak alam dan merampok kekayaan rakyat diproses secara tuntas.

(Opal)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Lima Bakal Calon Berebut Kursi Ketua Golkar Ternate, Satu Kandidat Gugur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:19 WIT

Ardian Idhan Klaim Kantongi 10 Dukungan, Musda Golkar Ternate Digelar 12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:06 WIT

Ardian Idhan Resmi Ambil Formulir, Tim Pemenangan Klaim 7 PK Golkar Beri Dukungan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:28 WIT

Ardian Idhan Siap Bertarung di Musda Golkar Ternate, Kantongi Rekomendasi serta dukungan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:16 WIT

KPU Halsel Perkuat Budaya Kerja Bersih, Zona Integritas Jadi Komitmen Bersama

Rabu, 30 September 2026 - 18:48 WIT

Pleno PDPB Triwulan III, KPU Halsel Catat 192.741 Pemilih di 30 Kecamatan

Sabtu, 26 September 2026 - 01:38 WIT

Husni Bopeng Serap Aspirasi Warga Buku Maadu, Air Bersih hingga Nasib Guru Jadi Sorotan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:08 WIT

Reses Husni Bopeng di Tarau Serap Aspirasi Warga, Saluran Air hingga Jalan Lingkungan Jadi Prioritas

Berita Terbaru