GP Ansor Maluku Utara peringati Hardiknas 2026 Luncurkan Buku Pendidikan Inklusif

- Wartawan

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndonesia.id – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Maluku Utara menggelar peluncuran buku bertema pendidikan inklusif yang ditulis oleh Irfandi Mustafa, Bahtiar Malawan, dan Ikhlashul Ihsan. Kegiatan ini berlangsung di Rotasi Kaffe, Kelurahan Kayu Merah,Rabu ( 06/05/2026)

Kegiatan ini juga dihadiri oleh kalangan akademisi, organisasi kepemudaan (OKP), serta unsur pemerintah daerah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis GP Ansor Maluku Utara dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, dengan menegaskan komitmen organisasi dalam mendorong penguatan literasi dan pendidikan yang inklusif di daerah.

Peluncuran buku tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh sebagai pembedah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, Prof. Gufran Ali Ibrahim, Dr. Ismail, M.Pd, serta Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan kritis terkait implementasi pendidikan inklusif di Maluku Utara.

Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata kader Ansor dalam bidang literasi dan pendidikan.

“Ini merupakan kontribusi kader Ansor lewat literasi dan pendidikan nyata. Ansor bukan hanya kuat di lapangan, melainkan juga kuat pada aspek gagasan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu penulis buku, Irfandi Mustafa, menekankan pentingnya peran sekolah sebagai agen perubahan sosial yang mampu menanamkan nilai-nilai toleransi dan menghapus stigma sejak dini.

“Sekolah seharusnya menjadi agen perubahan yang menanamkan nilai toleransi, membentuk pola pikir antistigma, dan menghapus diskriminasi sejak dini. Jika pendidikan terus abai terhadap realitas sosial dan kultur, maka inklusivitas hanya akan menjadi jargon tanpa makna nyata,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sudah saatnya pendidikan berdiri tegak sebagai alat pembebasan, bukan justru menjadi perpanjangan dari ketimpangan sosial yang ada.

Irfandi juga mengatakan, Kegiatan peluncuran buku ini berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang hadir.

Ia juga berharap, buku ini dapat menjadi referensi penting dalam mendorong praktik pendidikan inklusif yang lebih adil, merata, dan berkeadilan di Maluku Utara.(*)

Berita Terkait

Pemuda Tauro Ici Gelar Maulid Nabi, Perkuat Persaudaraan dan Kerukunan Antarumat Beragama
Bedah Tiga Buku Pemikiran Nasaruddin Umar Warnai Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate
UMMU Siap Jadi Tuan Rumah MUNAS FPIP-PTM dan Seminar Internasional
Semarak HUT RI ke-81, MTs Negeri 1 Pulau Morotai Gelar Panggung Ekspresi dan Lomba Tradisional
STTAR Ternate dan GSI Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Tujuh Lomba
Hasby Yusuf Salurkan Al-Qur’an dan Iqra ke TPQ Nurul Imam di Kao
GP Ansor Maluku Utara Gelar ANSOR GOES TO SCHOOL, Dorong Pelajar Berani Berkarya
Hasby Yusuf Salurkan Al-Qur’an, Iqra dan Sound System untuk TPQ Hubbuddin Kalumata

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru