Gedung Kantor Desa Terbengkalai, GPM Minta Evaluasi Kades Tawabi

- Wartawan

Senin, 23 Juni 2025 - 13:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – Habaraindonesia. Gedung kantor Desa Tawabi tampak rusak parah dan tak layak pakai. Bangunan tua itu terlihat ditinggalkan begitu saja selama bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan atau upaya pemanfaatan kembali.

Cat tembok mengelupas, pintu dan jendela lapuk, atap bocor, serta interior yang kumuh menjadi bukti nyata dari kelalaian pengelolaan aset desa.

Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Bacan Barat,Yusri Dukomalamo, menilai Kepala Desa Tawabi tidak menunjukkan itikad baik untuk menghidupkan kembali fungsi kantor desa sebagai pusat pelayanan masyarakat.

“Akibatnya, masyarakat kesulitan mendapatkan layanan administrasi dan pemerintahan secara layak. sejumlah rapat penting seperti Musyawarah Desa (Musdes) terpaksa digelar di rumah warga atau bahkan di atas jembatan, seperti yang terjadi baru-baru ini,”ucap yusril

“Kondisi ini sangat mengganggu pelayanan publik. Ini menimbulkan pertanyaan besar, ke mana sebenarnya anggaran dari pemerintah pusat dialokasikan selama ini,” ujarnya.

“Dari masa penjabat hingga kepala desa definitif, persoalan ini terus berulang. Ini mencerminkan kelalaian dan lemahnya pengawasan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Pemerintah Daerah harus segera turun tangan,” tegas Yusri

“Ini bentuk ketidakpedulian terhadap kepentingan warga. Kami minta Bupati Halmahera Selatan segera mencopot Kepala Desa Busua karena lalai menjalankan tanggung jawabnya,” tegas Ketua PAC GPM

Ketua GPM Bacan Barat Yusril mendesak, DPMD Halmahera Selatan, Zaki Abd Wahab, untuk turun langsung meninjau kondisi Kantor Desa Tawabi, serta Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Desa Rais Conoras, sebagaimana amanat Pasal 26, Pasal 28 UU Desa Nomor 6 Tahun 2014, dan memberikan sanksi administratif jika ditemukan unsur kelalaian atau pembiaran terhadap aset desa, mengacu pada Permendagri No. 40 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Aset Desa.

Selain masalah infrastruktur, Yusril juga menyoroti rendahnya transparansi dalam pengelolaan keuangan dan partisipasi warga. Yusri menyebut, kepala desa lebih banyak berada di ibu kota kabupaten daripada di desa.

“PLT Kadis DPMD Halsel sebelumnya sudah mengimbau agar para kepala desa kembali tinggal di desa. Tapi faktanya, Kades Tawabi lebih sering berada di Labuha. Kalau pemimpinnya tidak hadir di tengah rakyat, lalu siapa yang bisa mereka andalkan,” katanya.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah desa maupun kecamatan terkait desakan tersebut.

(Pandi)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:57 WIT

Peringati Hari Santri 2026, Wabup Helmi Ajak Santri Halsel Unggul dalam Ilmu dan Akhlak

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:24 WIT

Gubernur Sherly Apresiasi Kreativitas Pelajar, Gerak Jalan Indah Warnai HUT ke-27 Malut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:05 WIT

Dari Reformasi 1998 ke Neurosains, Taruna Ikrar Membaca Masa Depan Kepemimpinan di Unram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIT

BKD Malut Umumkan 30 Peserta Lolos Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026/2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:07 WIT

Tiga Gelar Juara Antar Halteng Jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika Gasing Nasional 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:53 WIT

Wagub Malut Soroti Keterlambatan SRT 1 Halut, Progres Baru Capai 91 Persen

Kamis, 24 September 2026 - 23:15 WIT

Pendidikan Malut Didorong Naik Kelas, Kemendikdasmen Fokus Perkuat SMK dan Literasi Siswa

Kamis, 24 September 2026 - 22:55 WIT

Gubernur Sherly, Anggaran Miliaran Harus Berbuah Sekolah Layak dan Prestasi Siswa

Berita Terbaru